Wednesday, April 25, 2018

Nyobain Oleh-oleh dari Bali, JUBEL (JUARA sambel) Dapur Rumahan

review jubel dapur rumahan

Assalamualaikum emak,
Pagi gini udah pada masak belum?
Kucuk, kucuk, kucuk, kali ini saya mau shraing tentang bumbu dapur nih. emak-emak pasti sudah tidak asing lagi sama yang namanya sambel. mungkin hampir setiap hari kali ya masak sambel.
sambel apa aja mak?
terasi, goang, balado, sambel nanas, sambal mentah dan lain-lain ya mak. nah, kali ini saya mau sharing "nyobain sambel dari bali loh" emak udah nyobain sambel oleh-oleh bali? kalo belum yuk baca sampai habis 😁

Suami saya paling suka banget sambel. apapun lauknya yang penting ada sambelnya, masuk. alhasil setiap hari saya berusaha nyambel. alhamdulilah keahlian masak sambel sudah saya pelajari sedikit demi sedikit ilmu nyambel mulai dari nol, bikin sambel gagal, gak enak, hambar, dan lain sebagainya sudah pernah saya lewati sampai pada akhirnya saya bisa membuat sambel sendri dan suami suka banget, yeay 😍 (yakin ga bohong nih, haha)

Namun ada kalanya rutinitas kesibukan saya sebagai pengajar membuat saya tidak sempat menyambel karena tidak sempat masak untuk makan siang. memang tidak setiap hari saya ke sekolah, jadwal pelajaran yang saya pegang seminggu 4 kali pertemuan. pulang dari sekolahan biasanya saya dan anak sudah kenyang duluan dan ketika sampai rumah jam 12 siang rasanya badan ingin rebahan, alhasil sementara makan beli jadi. masalah nyambel misua paling anti pakai sambel instan yang biasa dibungkus dalam kemasan sachet yang ada di warung. so, bagian ini yang paling ribet.

Alhamdulilah belum lama ini saya mendapatkan kejutan hadiah dari umi Sendy Hadiat Owner dari DAPUR RUMAHAN berupa Sambal Bawang Khas Bali. Duh, rasanya seperti nemu duit simpanan dikala bokek, hehe. Kebetulan sudah lama sekali tidak mencium bali, dapet oleh-oleh dari bali itu rasanya sesuatu banget, haha.

Next, Jubel yang saya dapat adalah varian rasa bawang. biasanya saya suka mencampurkan jubel langsung ke masakan. seperti teri, tumisan, dan lain-lain yang kiranya pingin dipedesin. atau bisa juga di makan sebagai pendamping nasi, cocol lalap, ikan asin. tau gak belum seminggu udah habis, loh! colek umi Sendy biar dikirim banyak 😂


Nah, kelebihan dari JUBEL ini adalah⤵️
  • Rasanya Rumahan Banget, nget, nget. beda sama sambel produksi pabrik yang kemasan sachet, meskipun enak tapi kurang kerasa aja 'homemade'nya. Dan suami tetep suka.
  • Wangi Sambal yang Khas. yang aku suka dari JUBEL ini adalah wangi sambalnya yang khas.
  • Tanpa Bahan Pengawet & Pewarna Buatan. Warna sambel layaknya warna cabai rawit merah (tidak ngejreng tidak juga butek karena hasil pengolahan yang baik) dan memiliki ekspried yang pendek kurleb 2 bulan. JUBEL mengandungan garam, gula dan bawang sebagai pengawet alami.
  • Praktis, Semenjak keberadaan JUBEL alhamdulilah sangat membantu meringankan beban saya masak sambel harian 'kudu' kata orang sunda mah, hehe. jadi kalo belum sempat nyambel tinggal minta bantuan JUBEL, buka toples (tidak perlu di hangati lagi), tuang, cocol. kemasannya yang praktis recommend banget untuk dibawa berpergian seperti piknik.
  • Penutup Wadah Terbuat Dari Karet. saya suka sama tutup kemasan JUBEL karena ada dua bagian penutup yang terbuat dari plastik sangat elastis membuat JUBEL jadi tahan tumpah, lalu di tutup lagi oleh penutup akhir yang terbuat dari plastik. so, tutup kemasan yang kuat ikut menjaga kehigienisan isi JUBEL.
Menurut saya varian rasa dari JUBEL sambal DAPUR RUMAHAN sangat lengkap dan inovativ. Dapur Rumahan memproduksi beberapa varian rasa JUBEL yakni,
  1. Pare teri
  2. Bawang
  3. Jambal Hijau
  4. Cumi Asin
  5. Ebi Premium
  6. Pete
  7. Udang
  8. Woku-woku
Selain kelebihannya di atas ada sedikit kekurangan JUBEL (menurut saya loh ya) yang mungkin bisa jadi masukan calon konsumen dan produsen, yaitu⤵️
  1. Karena saya di daerah jawa barat untuk pengiriman dari bali ongkir masih lumayan mahal. jadi sebaiknya jangan pesan 1 pcs ya. nanggung dibuat 1 kg saja pesanannya 😬
  2. Sebaiknya ada kemasan isi besar atau setingkat lebih banyak dari yang biasanya. selain menghemat ongkir juga bisa untuk persediaan jangka lama 😊

Belum sampai disitu mak, selain JUBEL sambal Dapur Rumahan juga memproduksi cemilan sehat dan unik, namanya J'Snack. berikut varian rasanya⤵️

Varian J'Snack~> Juara Snack
1. Suprem ~> Usus Premium
Blackpepper, spicy, original
2. Jagung
Blackpepper, spicy, original
3. Pibur ~> Pisang Tabur
Vanilla, coklat, susu, tiramisu, spicy, durian, matcha
4. Siram ~> singkong rasa macam2
Blackpepper, spicy, original, keju
5. Stick Salad
Bayam, pare, nangka, buah naga

Kalo untuk edisi J'Snack ini saya memang belum coba sih. in sha allah next mau order J'Snacknya kebetulan aku tertarik banget pengen nyobain Stick Saladnya. jadi stick yang berbahan dasar dari campuran berbagai macam sayuran, buah seperti Bayam, Nangka dan rencananya mau coba yang Buah Naga sama Pare. kreatif ya 😊

Emak penasaran juga?
In sha allah lain kali saya Review lagi untuk edisi J'Snack. Sekian dulu ulasan saya tentang "Nyobain Oleh-oleh dari Bali, JUBEL (JUARA sambel) Dapur Rumahan" Semoga bermanfaat untuk emak-emak yang lagi nyambel. 😘

Semangat goyang nyambel! 


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Friday, April 20, 2018

Ketika Mengalami Lumpuh Dalam Tidur


Pernah denger istilah dierep-erep?

Atau kata orangtua jaman dulu ketindihan mahluk halus saat tidur. Dierep-erep merupakan suatu kejadian dimana seseorang yang sedang dalam kondisi tertidur, tersadar dalam tidurnya dan merasakan tubuhnya sedang tidur tetapi tubuhnya tidak bisa digerakan. yang lebih menakutkan jika kamu mengalami ini, kamu tidak bisa terbangun dari tidur meskipun kamu berusaha berbicara, bergerak atau berteriak sekuat tenaga, kamu hanya bisa menyaksikan tubuhmu terbaring. maka reaksi yang terjadi adalah panik dan mengarah pada hal gaib seperti ada mahluk halus yang menindih tubuh kita.

Kalian sudah pernah ngalamin?

Saya sering  😄
setidaknya dalam satu tahun sudah dua kali mengalami ini. kejadian ini saya rasakan lagi beberapa hari yang lalu. anehnya terjadi setiap tidur siang saja. kala itu saya merasakan lelah yang amat sangat setelah pagi berkebun. sebelum ashar sekitar jam 2-4 saya tertidur sangat pulas. sesekali terbangun melirik jam dan mengintip akhdan yang sedang main rumah-rumahan bersama temannya. yang saya rasakan saat itu antara badan yang ingin melanjutkan tidurnya karena ngantuk yang amat sangat karena kelelahan, juga dengan perasaan yang ingin bangun atau masih setengah tersadar. posisi tidur saya saat itu terlentang, tidak sedang terlungkup.

Panik? jelas. gelisah dan sesak amat sangat menyaksikan kita teridur, tetapi disisi lain bisa melihat aktifitas akhdan seperti mimpi tapi sadar. sekuat tenaga saya berusaha bangun. "Tolong liat ke mamah, bangunin gue dong siapapun juga, ayah bangunin mamah plis". menyaksikan, bisa mendengar keberadaa mereka dan berharap ada yang bangunin atau setidaknya menyenggol tubuh saya agar saya kaget dan badan ini terbangun, tapi lagi lagi tidak ada yang sadar jika saya sedang dalam kelumpuhan tidur. sungguh lelah rasanya memaksa tubuh terbangun. dan ini berlangsung beberapa detik atau menit.

Anehnya saya tidak bisa menahan rasa kantuk itu lagi dan akhirnya permisah, dierep-erep itu muncul lagi! terus sampai 3 kali meskipun saya sudah merubah posisi tidur. yang pada akhirnya saya bertekad bangun dari tidur, meludah 3 kali ke arah kiri, mengucap takbir, lalu cuci muka.

mungkin karena sudah pernah mengalami erep-erep sebelumnya, yang saya alami bukan tentang hal gaib lagi. Sugesti tentang "seperti ada mahluk halus memperhatikan kita" sudah tidak ada dalam lumpuh tidur yang saya alami. meskipun tidak berbahaya, tapi sangat mengganggu dan pastinya membuat saya sangat gelisah dan ketakutan saat tidur.
Mengalami lumpuh dalam tidur

Okeh, kita flashback! 👻😂

Pertama mengalami lumpuh dalam tidur saat saya berusia 17 tahun. saat itu posisi tidur saya tengkurap. jadi ketika saya mengalami dierep-erep rasanya benar sekali seperti ada mahluk halus yang duduk di atas punggung dan memperhatikan saya. seketika saya langsung membaca doa al-ikhlas, annas dan semua doa yang saya tau. pertama mengalami ini rasa takut luar biasa, begitupun perasaan panik karena tidak bisa bangun. gelisah, sesak, ketakutan bercampur jadi satu. kejadian ini berlangsung hanya beberapa menit, parahnya saat terbangun tubuh tak kuasa menahan ngantuk meskipun saya sudah trauma dan bertekad tidak mau tidur tetap saja ketika bangun sebentar bandan langsung tertidur lagi dan mengalami kejadian serupa. hiks menyebalkan ya... 😬

Menurut medis mengatakan,

Selain dari pandangan yang berhubungan dengan hal mistis ternyata ada penjelasan medis soal fenomena ini, loh. Sleep paralysis atau lumpuh tidur bisa dialami oleh siapapun terutama mereka yang berusia remaja. Kelumpuhan tidur dapat terjadi ketika mekanisme yang menyebabkan otot-otot yang rileks selama tidur, terus berlanjut untuk terus berada dalam kondisi rileks meski orang yang mengalaminya telah bangun tidur.

Kamu perlu tahu, bahwa selama kita tidur aktifitas otak mengalami dua hal yang berbeda yakni tidur aktif (Rapid Eye Movement/REM) dan tidur non-REM. selama tidur NON-REM masih menghasilkan gerakan meski sedang tidur seperti mengigau atau berjalan ketika tidur. Sedangkan REM adalah fase tidur yang dalam dan bisa terjadi sleep paralysis. otak mendadak terbangun dari tahap REM namun tubuh belum siap. Ditambah halusinasi horor. 👻

Faktor lainnya yang menyebabkan lumpuh tidur adalah gejala penyakit narkolepsi. Narkolepsi adalah penyakit tidur yang menyebabkan gangguan serius pada siklus tidur dan bangun. Penderita akan mengalami kesulitan untuk tetap bertahan terjaga selama kurang lebih 3-4 jam. Sehingga lebih besar mengalami resiko kelumpuhan tidur karena kurangnya waktu tidur, pola tidur yang tak beraturan, serta usia produktif seperti remaja, dan dewasa muda.

Jika dilihat dari sisi syariat, mengatakan..

"Pengaruh 'ain itu benar-benar ada, seandainya ada sesuatu yang bisa mendahului takdir,' ainlah yang dapat melakukannya." (HR. Muslim) 

Selain penyakit dari sebab fisik atau gangguan dari syaitan sebagaimana hadits diatas. Mimpi yang buruk pun seperti ketakutan, merasa terganggu, bisa berasal dari syaitan.

"Mimpi itu ada tiga macam: [1]bisikan hati, [2] ditakut-takuti setan, dan [3] kabar gembira dari Allah." 

Sedangkan setiap mahluk hidup yang sedang tertidur nyawanya sementara di pegang Allah.

"Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) ruh (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka dia tahanlah ruh (orang) yang telah dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan ruh yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir" (Az-Zumar:42) 


Ibnu Abbas radhiallahu 'anhuma, berkata, 

"Sesungguhnya ruh orang yang hidup dan ruh orang mati bertemu dalam mimpi. Mereka saling mengenal sesuai yang Allah kehendaki. Ketika masing-masing hendak kembali ke jasadnya, Allah menahan ruh orang yang sudah mati di sisi-Nya, dan Allah melepaskan ruh orang yang masih hidup ke jasadnya, sampai batas waktu tertentu yaitu selama hidupnya." 

Memang ada banyak hal di dunia ini yang tidak masuk logika oleh karena itu sebagai umat yang beriman kita wajib percaya hal gaib di luar pengetahuan manusia biasa. Hmmm, kalo menurut opini aku pribadi lumpuh dalam tidur memang ada hubungannya dengan kesalahan adab tidur yang pada akhirnya memancing hal mistis.

TIPS Mencegah Lumpuh Dalam Tidur Datang Lagi

Secara nalar penyebab yang pasti dari kelumpuhan tidur ini belum dapat diketahui, meskipun begitu ada beberapa tips yang bisa dicoba untuk mencegah datang kembali si erep-erep ini.
  • Beri tubuh waktu tidur yang cukup. Tidur 6-8 jam untuk orang dewasa sudah cukup, usahakan juga tidur malam di jam yang sama secara teratur setiap harinya. Dengan tidur yang cukup tubuh tidak kekurangan waktu istirahat. Kerja ototpun tidak terganggu. 
  • Hindari Stres dan Bekerja jangan terlalu keras, apalagi tidak diimbangi istirahat yang cukup.  
  • Mengikuti adab-adab Rasullulah. yang harus dilakukan sebelum dan sesudah tidur
  • Jangan tidur menjelang waktu fardu, seperti magrib, ashar. saat seperti ini tidak dianjurkan dari segi kesehatan dan dilarang juga dari agama. 
  • Jangan tidur tengkurap atau terlentang (ada penjelasan medisnya juga) 
Tetapi, jika kamu lebih sering mengalami gangguan lumpuh tidur, kemungkinan besar terjadi masalah pada saraf dan sebaiknya ditangani lebih lanjut oleh pihak medis seperti ahli saraf atau neurologist. 

Tapi bukan tidak mungkin kejadian ini terulang lagi. Bener-bener kala itu saya sedang kelelahan dan waktu tidur yang tidak tepat pas menjelang fardu. Mudah-mudahan tidak ketemu lagi sama si sleep paralysis ini karena sungguh mengganggu. Dan tau gak, saking udah ngalaminnya pas detik-detik itu saya sudah pasrah loh, nunggu bangun sendiri sambil baca surah kursi. Untungnya selalu kebangun.

Kalo kamu udah pernah belum ngalamin ini?

Kalo belum hati-hati ya.. rasanya menyeramkan loh, hihihihiiii 👻👻

_______________________________________________________


Sumber refrensi: https://muslimafiyah.com/fenomena-ketindihan-syariat-dan-medis.html
www.meetdoctor.com Oleh: dr. Aria Wibowo



Saturday, April 14, 2018

Berawal dari Koin Receh

Manfaat menabung untuk anak

Cerita ini berawal dari saya yang suka ngumpulin dan mungutin uang cepean. Emak kaya saya ini suka banget sama receh sisa uang belanja. meskipun 100, 200 tetep saya kumpulin. Apalagi warung zaman now sudah banyak yang tidak menerima uang 100, 200 perak jadi semakin banyak recehan yang tidak dipakai. Receh yang paling banyak saya dapatkan adalah dari kembalian minimarket. Jika sudah banyak saya tukarkan lagi ke minimarket tersebut. Lumyan dapet 10.000 juga, haha.

Ternyata kebiasaan ini di perhatikan oleh anak saya, Akhdan (4 tahun). ia menjadi antusias sekali setiap nemu uang receh di jalan, sambil teriak kegirangan

"mamah akhdan nemu uang mah, kita berhasil masukin celengan mah!!"

kadang suaranya yang kenceng itu mengundang perhatian orang yang melihatnya. Mungkin mereka berpikir,

"Wah ada bocah nemu duit tuh, seneng banget. kayanya rejeki nomplok".

Dan ternyata hanya serpihan uang 100, 200 perak yang biasanya dibuang pemiliknya Karena sudah tidak laku. 😂

Dulu banget, waktu saya kerja di minimarket cari uang kembalian 100, 200 itu susah banget. Apalagi kalo kembalian pakai permen itukan tidak diperbolehkan. Jadi terpikirlah saya untuk menabung receh yang nantinya akan ditukar ke minimarket untuk kembalian juga.

Minimarket sekarang pun biasanya menawarkan kembalian 100, 200 untuk di sumbangkan ke badan amal mereka. Tapi bukannya saya pelit loh, saya jarang merelakan kembalian yang 100, 200 ini di minimarket. Saya punya opini sendiri mengenai hal ini. Biasanya kalo tidak dicelengi saya lebih suka memasukannya ke kotak amal di depan minimarket. 😄

Next, kembali ke celengan receh.

Celengan receh

Semenjak itu akhdan jadi seneng banget setiap nemu uang receh, tanpa tau nominal itu mempengaruhi nilai jual, hehe. Sampai bekas kerikan neneknya di ambil juga, uang 200 yang ketinggalan di rumah tantenya dicari dan ditagih. Kadang sering di ketawain kalo kantung celananya penuh uang recehan sampe bunyi, tidurpun kebangun cari recehnya yang ampar-amparan di kasur dan mengancam penduduk rumah agar tidak ada yang mengambil uang recehnya. 😂

Cerita yang paling menarik adalah, ketika akhdan merasa recehnya sudah cukup, ia terpikir untuk membeli permen karet yang harganya Rp. 2000. Waktu itu si receh berjumlah 2300 berbentuk 100 dan 200 perak. Saya tau jika beli di toko itu sudah tidak menerima uang 100, 200 saya berusaha mencegahnya agar akhdan tidak kecewa.

"Nih, pake uang mamah. Mamah yang teraktir"

"Ga usah mah pake uang akhdan aja yang ini, akhdan ga mau di bayarin" 

Ketika akhdan sedang memilih milih saya berbisik kepada pemilik toko tentang celengan receh yang ingin dibelikan permen karet. Dan ternyata bener, mereka tidak lagi menerima uang 100, 200 meskipun jumlahnya sudah saya buntel menjadi Rp. 2000 pas.

Saya segera menukar receh akhdan dengan uang saya Rp. 2000 agar akhdan tidak curiga. Receh yang itu saya kantongi lagi dan saya taruh di laci lemari. Beberapa hari kemudian akhdan teriak kegirangan nemu uang receh 2300 yang sebenarnya itu milik dia dulu.

"Mamah, mamah aku nemu uang. Banyak banget. Mau di celengin apa dibelin permen karet ya" 😱

_______________________________________________________________________________

Sekarang akhdan (5 thn) lagi rajin rajinnya nyelengin uang. Tapi sengaja saya kasih sisa kembalian yang nominalnya lebih banyak seperti Rp.500 dan Rp.1000 daripada 100, 200 Tapi tetep yang cepean ini saya masukin.

Awalnya uang celengan bagi akhdan hanya untuk jajan seribu, dua ribu atau kondisi darurat. Emaknya lagi pergi dia pengen jajan manggil abang lewat celengannya di bobol juga, haha Siapa yang ngajarin sih ini dibobol pake gunting??

"Abisnya waktu itu, akhdan ga megang uang" 

Tapi setelah ia berhasil mengumpulkan 150 ribu uang receh dan membeli aquarium pertamanya ia jadi mengerti bahwa menabung lewat celengan dapat sangat membantu merencanakan keinginannya. Sejak saat itu akhdan jadi lebih sayang uang, artinya ketika ia hendak jajan piih-pilih dulu mana yang mahal atau tidak perlu.

Target keuangan berikutnya akhdan mau beli mobil tamiya seharga Rp. 25.000. Meskipun saya mampu membelikannya akhdan mulai belajar mengatur keuangannya sendiri loh, hehe bangganya.

"Mah, kembalian nya ada segini. Celengin buat beli tamiya ya"

Anak yang biasanya tantrum yang biasanya liat mainan jadi belajar mengendalikan emosi. Ia juga belajar disiplin menabung seperti sehari minimal Rp. 2000 uangnya yang warna abu-abu. Akhdan biasanya saya kasih jatah 10.000per hari. biasanya kembalian di taruh sembarangan tp sekarang Setiap jajan kembaliannya di tabung. Jajannyapun jadi irit karena inget tamiya. Dari cerita akhdan saya menyimpulkan bahwa

Manfaat menabung sejak dini adalah,

✔️ Belajar Merencanakan Keuangan
✔️ Belajar Disiplin
✔️ Belajar Menghargai Uang
✔️ Berlatih Hidup Hemat
✔️ Berlatih Mengatur Keuangan Sendiri

TIPS
Memang ada kalanya menabung tidak semulus rencana. Butuh sedikit bantuan pertama dari orangtua. Seperti,

1. Beri anak semangat menabung
Caranya, ajak anak menabung di celengan pertamanya dan terus mengingatkan untuk menyisihkan kembalian. Jika suatu hari nanti anak merengek minta sesuatu dan celengan di rasa cukup, boleh lah di bongkar (tunggu sampai ia menangis dan bilang mamah tidak punya uang, baru kita memberi jalan keluar dengan membuka celengan) Anak akan belajar ternyata yang ia kumpulkan akan mendapat hasil yang ia inginkan. Terutama saat masa sulit yakni saat ortu lagi bokek. 😂

2. Mengingatkan Anak Untuk Mempertahankan (Disiplin) Menabung
Semenjak anak tahu bahwa menabung itu sangat bermanfaat untuk membeli keinginan. Terus ingatkan dia untuk menabung.
"Mah, aku pengen ini, pengen itu"
"Jangan lupa nabung, jangan lupa ditabung, sabar nunggu cukup tabungannya"

Dan cara ini berhasil membuat akhdan tidak tantrum lagi saat menginginkan sesuatu. 😄

Dari yang kecil bisa menjadi bukit, yuk biasakan menabung! 

Tuesday, April 10, 2018

Ketika Gigi Geraham Bungsu Tumbuh Tidak Muat Tempat (impaksi gigi)

Senin, 09 April 2018

Ternyata bukan gigi taring saja yang bisa ginsul, gigi geraham baru pun bisa tumbuh desek-desekan gak kebagian tempat. Bedanya geraham ini muncul saat usia menginjak dewasa atau sekitar 18-25 tahun.

Impaksi gigi

Sudah 3 hari gusi kanan bawah paling ujung bengkak. ini karena munculnya gigi geraham baru yang tidak muat di rahang saya. keberadaan gigi bungsu ini sudah lima tahun lebih, tapi selama itu tidak pernah menunjukan gejala yang serius seperti sakit atau gusi bengkak.

Sebelum merasa sakit, saya pernah bertanya kepada dokter di aplikasi online, katanya selama tidak menunjukan masalah tidak perlu penanganan serius. Makannya saya abaikan si bungsu ini sampai kurang lebih 5 tahun, dan sakitnya baru terasa sekarang. sudah hampir 3 hari ini masih belum pulih.

Menurut info kesehatan yang saya baca, gigi geraham bungsu yang tidak muat tempat ini disebut impaksi. Impaksi adalah ketidaknormalan pertumbuhan gigi geraham bungsu yang tidak tumbuh sempurna. Jika kita lihat gigi geraham ini hanya menampakan sebagian mahkotanya sisanya terbenam di gusi. Karena pertumbuhan yang tidak sempurna, akan menyebabkan penumpukan sisa makanan yang sulit dibersihkan, yang nantinya menjadi sarang bakteri. akibatnya gigi bungsu, gusi, maupun gigi yang ada disebelahnya akan terinfeksi atau berlubang.

Selama ini saya memang belum pernah satu kalipun memeriksakan si bungsu ke dokter gigi #keterlaluan ya temans 😬

ini karena rasa sakit yang masih bisa saya tahan, tidak sampai muncul demam atau ngilu nyut-nyutan, hanya saja sangat mengganggu aktifitas. Buktinya sampai sekarang banyak tulisan blog numpuk di draf belum dikelarin. Dan tulisan ini juga sebenarnya melenceng dari tema bulanan yakni #AprilParenting haha

Haduh, rasanya seperti sungguh terlalu. 11,12 sakitnya sama kaya sariawan. sulit membuka mulut lebar-lebar, bagian gigi seperti gatal dan ingin mencokel-cokel berharap si bungsu ini copot 😬

Perawatan pertama, sementara saya memakai obat kumur BE**D*N secara rutin guna mengurangi bau mulut akibat impaksi ini. Kadang jika nyeri yang timbul Sangat mengganggu saya kasih obat yang saya dapatkan di warung, seharga Rp. 1500
Obat gusi bengkak

Ada yang menarik dari obat ini. Obat ini dikemas manual. Tidak ada komoposisi, pembungkusannya Sangat simpel sehingga mudah dipalsukan, tidak ada daftar BPOM. Tapi sangat MANJUR untuk beberapa jam ke depan. Meskipun ditulis 3x sehari (1x berisi 2 kapsul) saya tidak mau menurutinya mengingat keamanannya masih tanda tanya. Di minum hanya karena terpaksa jika sakit sudah sangat mengganggu. (Bukan rekomendasi ya teman)

Beberapa teman yang pernah mengalami impaksi menyarankan untuk operasi membuang si bungsu ini. Karena Itu adalah rekomendasi dokter gigi yang mengharuskan gigi bungsu diambil. meskipun kedengarannya menyeramkan bagi saya membayangkan gunting, suntikan, pisau bedah, mangap-mangap. tapi disisi lain saya sangat menderita mempertahankan si bungsu ini, terlebih jika malam tiba tambah nyeri. 😢

AKHIRNYA saya memutuskan untuk memberanikan diri ke dokter gigi dan bersedia jika dirujuk ke bedah mulut #ea. Guna mencegah hal yang lebih serius lagi, saya berniat untuk membuang si bungsu ini dengan melakukan operasi bedah mulut.

Kesimpulannya mau sakit ataupun tidak gigi bungsu yang tumbuh tidak normal harus dicabut. Karena meskipun baik-baik saja tetap saja nanti akan menimbulkan masalah.

Baca juga Berawal dari Sakit Gigi dan BPJS Kesehatan Serta Cara Mendaftar BPJS Secara online

Semenjak peran gigi susu digantikan gigi tetap saya sudah tidak pernah lagi ke dokter gigi. Parah ya! Sering denger "perikasa gigi enam bulan sekali" malah diabaikan. Mungkin ini akibat rasa puas saya memiliki gigi yang tidak bermasalah. Gigi saya berjejer rapi, tidak ada yang berlubang dan tidak pernah sakit gigi. Saya juga bukan pecinta kopi atau teh apalagi minuman rasa-rasa yang membuat gigi saya kuning.

Tapi Kenapa bisa bermasalah giginya? 

Namanya penyakit tidak bisa diduga. Tetapi apapun itu pasti ada penyebabnya. Saya berpikir keras "apa yang saya lakukan sehingga mengalami impaksi? pasti saya membuat kesalahan. Toh penyakit biasanya datang karena kita yang buat, betul?

Meskipun para ahli belum mengetahui secara pasti penyebab impaksi. Tetapi saya menemukan informasi yang menduga bahwa penyebab rahang kecil adalah kurangnya rahang berolahraga seperti "Cara makan yang buruk" yakni tidak mengunyah sebanyak 32 kali, terlalu sering menyantap makanan lembek, Apalagi keseringan makan mie, selosor langsung telan.

Saya pikir ini masuk akal dengan mengingat cara makan saya yang buruk. Begini, semakin sering kita mengunyah rahang akan terbentuk makin kuat dan seharusnya muat untuk si bungsu ini. Para ilmuan pernah meneliti manusia purba melalui fosilnya. manusia purba cendrung memiliki rahang yang besar dan kuat meskipun banyak yang opong. gigi mereka sering copot karena kebiasaan makan-makanan keras namun posisi kosong gigi telah tergeserkan dengan munculnya gigi-gigi bungsu. Wah, kenapa jadi nyamain manusia purba dengan manusia zaman now, ya? 😁

Lalu apa hubungannya cara makan yang salah dengan gigi impaksi? 

Saya akui cara makan saya yang buruk. dari remaja saya termasuk rakus dan tergesa-gesa dalam hal mengunyah. Saya merasa gigi saya kuat, makanan dingin, panas tetap saya lahap. Apalagi tahu kuning baru mateng dari penggorengan di belah keluar asap lalu dicocol pake saus abc kesukaan, mantap rasanya. saya suka menyantap makanan selagi panas seperti gorengan, mie rebus. Menurut saya lebih nafsu saat masih hangat. Meskipun saya tau tidak baik untuk tubuh dan pencernaan, menyantap makanan panas. Parahnya solusi menyantap makanan panas adalah dengan cepat menelannya. Jadi Setiap makan pun saya hanya sedikit mengunyah.

Rasullulah sebagai panutan umat muslim, melarang kita menyantap maknan yang masih panas, itu pun tidak boleh ditiup harus di tunggu beberapa saat sampai hangat. Beliau juga menganjurkan untuk mengunyah makanan sebanyak 32 kali, sampai benar-benar halus baru ditelan. Semua ini saya baca di buku "Cerminan hidup ala Rasullullah dalam kehidupan sehari-hari" (bulan depan saya review karena teman blog MEI Religi 😁)

Nyesel juga sih,
✔️ Cara makan yang salah
✔️ Gak pernah ke dokter gigi. Mungkin kalo dari dulu sering periksa penangannya jadi lebih cepat, ya.

Baca juga Merawat Gigi Sejak Usia Dini itu Penting Pake Banget!

Okeh saya rasa cukup sekian nulis diarynya. Sebelum mendekati Hari H saya akan lanjut nulis lagi "Detik-detik menjelang Oprasi Pengangkatan gigi bungsu" guna berbagi informasi yang dibutuhkan untuk permisah.

Semoga Bermanfaat, Wasalamualaikum wr. Wb


Monday, April 2, 2018

Ini Alasannya, Kenapa Usia 7 Tahun Diangap Paling Tepat Masuk Sekolah Dasar


Ada cerita menarik yang membuat saya ingin menulis tentang Usia Ideal Anak Masuk Sekolah Dasar (SD). Tahun kemarin anaknya tetangga libur sekolah selama satu tahun!
Kenapa Satu tahun?
Jadi begini si anak mulai sekolah TK saat usianya 4-5 tahun itu berarti sudah 2 tahun ia belajar di TK. saat usianya 6 tahun si ibu ingin mendaftarkan anaknya ke Sekolah Dasar tetapi ditolak. karena peraturan pemerintah menerapkan bahwa usia minimal masuk Sekolah Dasar (SD) adalah 7 tahun.

Sebenarnya sudah lama pemerintah mengesahkan peraturan ini namun banyak orangtua yang belum tahu bahkan ada yang sudah tahu tetapi tidak mengindahkan. sehingga mereka selangkah lebih awal mendaftarkan anaknya ke TK pada usia 3 atau 4 tahun dan mendaftarkan SD pada usia 6 tahun. ini akan membuat anak lebih lama di TK bahkan semakin lama jika harus menunggu usia 7 tahun untuk melanjutkan ke Sekolah Dasar. Jika sudah terlanjur mau tak mau bunda harus bersabar menunggu sampai usia 7 tahun.

Bukan hanya di Indonesia peraturan menerima murid Sekolah Dasar minimal berusia 7 tahun sudah di berlakukan di berbagai  negara. Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 6 ayat 1 disebutkan bahwa setiap warga negara yang berusia 7-15 tahun wajib mengikuti Pendidikan Dasar. Selain itu dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggara Pendidikan pasal 69 ayat 4, juga disebutkan bahwa SD/MI atau sederajat wajib menerima warga negara berusia 7 tahun sampai dengan 12 tahun sebagai peserta didik sampai batas daya tampungnya.

Meskipun secara kemampuan intelektualnya anak cukup mampu menyelesaikan soal-soal pelajaran.
Anak yang masuk SD saat usianya belum tujuh tahun, bisa saja dari segi kognitifnya berkembang bagus tapi akan terkendala dalam segi afektif dan psichomotorik.

Jika anak masuk Sekolah Dasar saat berusia 5 Tahun? 
Dilihat dari sisi perkembangan psikologi, anak di usia 5 tahun masih dalam tahap kritis keterampilan sosial. pernah lihat anak kelas satu SD minta duduk dengan mamahnya? atau bercanda dan tidak bisa duduk diam? itu karena diusia ini anak masih dalam tahap pengembangan keterampilan geraknya. Sehingga nantinya ia belum mampu belajar berkonsentrasi.

Jika anak masuk Sekolah Dasar saat usia 6 tahun? 
Bercanda dan mengobrol saat pelajaran berlangsung merupakan hal yang tidak diizinkan saat di SD, berbeda dengan lingkungan TK, anak-anak bisa bermain sambil belajar. artinya, masa pembelajaran terbaik untuk anak dibawah usia 6 tahun adalah dengan kenyamanan emosi, fisik, bebas berimajinasi, bebas bermain, jika ada larangan atau tekanan emosi makan tubuh akan memberontak untuk mencari kenyamanan maka terjadilah yang namnya mogok sekolah, ngambek, malas.

Baca juga Haruskah Sekolah TK Sebelum Usia 5 Tahun

Beberpa pakar psikologi mengatakan mental dan intelektual anak diusia 7 tahun sudah dianggap matang untuk duduk diam memperhatikan pelajaran. Usia 7 tahun merupakan fase ke empat dari masa perkembangan sensori integrasi. Di masa ini seluruh indra bekerja menjelajahi berbagai pengalaman dan menyimannya ke otak. Fase ini bisa disebut sebagai fase pengisian otak.

Namun ada pengecualian bagi anak yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata dibanding anak seusianya.

Kemampuan setiap anak itu kan berbeda-beda. memang ada segelintir anak yang terlahir sangat cerdas. Disamping itu tidak sedikit orangtua yang merasa anaknya istimewa dan berharap sang anak menjadi cepat pintar dengan memasukan anak ke SD lebih awal. tetapi dari banyaknya anak yang lahir, hanya sebagian kecil yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata sisanya normal.

Untuk itu tidak ada salahnya sebelum sekolah kita mengecek dan di test umur mentalnya. Bila skor anak di atas 130 berarti anak tersebut memiliki kemampuan lebih, namun jika skor diantara 85-115 berarti anak tersebut masih dalam katagori normal.

Sebagai insan pendidik dan para orangtua siswa seharusnya bisa mempertimbngkan format dan pendekatan pendidikan yang banyak dipaparkan saat ini. Apakah parents cenderung memaksakan percepatan pendidikan yang lebih cepat, lebih baik?
atau Bersabar menunggu sampai usianya 7 tahun?
Semua keputusan ada di tangan orangtua.

Semoga bermanfaat!


______________________________________________

Refrensi pendukung ttp://yuswadiwijaya.blogspot.co.id/2013/06/usia-ideal-anak-masuk-sekolah-dasar_9791.html?m=1



Sunday, April 1, 2018

Haruskah Sekolah TK Sebelum Usia 5 Tahun?


Wah sudah bulan april saja nih, ga kerasa ya satu tahun itu cepet banget. Nah, di bulan April ini murid saya yang kelas IX akan menghadapi Ujian Nasional. saya lagi sibuk-sibuknya mempersiapkan ujian, itu berarti tinggal beberapa bulan lagi menyambut tahun ajaran baru.

Ngomongin soal pendidikan sekolah ada yang mengganggu pikiran saya, nih. karena sebentar lagi akhdan masuk sekolah saya masih bimbang apakah tahun ini dia TK atau tahun depan ya?

Begini ceritanya,
Januari 2018 usia akhdan sudah 5 tahun. pas banget usianya anak TK. menurut peraturan pemerintah minimal usia anak SD kelas satu adalah 7 tahun. berarti jika akhdan masuk tahun ini ia akan melewati masa TK selama 2 tahun, 0 kecil lalu 0 besar. sedangkan saya punya pemikiran sendiri tentang TK zaman now mayoritas. kalo saya perhatikan anak TK itu pelajarannya hampir sama seperti SD apalagi sekarang ada tambahan Calistung (baca, tulis, hitung). Saya tahu ini karena pernah masukin akhdan ke PGTK saat usianya 3 tahun, hanya beberapa bulan lalu berhenti. setelah mengamati itu akhirnya saya berpikir untuk menyekolahkan TK akhdan satu tahun saja, yakni pas akhdan berusia 6 tahun. saya tidak MAU memaksakan anak untuk Calistung di usia yang masih bereksplorasi.

okey, begini mungkin kita berpikir di TK itu juga anak di ajarkan untuk bersosialisasi, mengenal lebih banyak karakter temannya, mengenal huruf sampai hafalan doa-doa. Fungsi Pendidikan Usia Dini (PAUD) sendiri adalah sebagai persiapan sebelum memasuki sekolah dasar. Seperti pengembangan kepribadian anak, mengajari sikap berprilaku, dan ilmu pengetahuan dengan cara yang menyenangkan.

Tetapi saat ini tuntutan terhadap peran sekolah TK menjadi sangat tinggi. Beberapa sekolah dasar bahkan menerapkan sistem harus memiliki ijazah TK agar bisa masuk SD. seperti ujian test baca tulis dimana ini bertentangan dengan UU Sisdiknas no. 20/2003 Pasal28.

Ada juga oangtua yang terlalu memaksakan anaknya harus bisa baca sebelum SD. Saya pernah mengamati seorang ibu yang membentak anaknya di depan umum dengan kata kasar jika si anak tidak mau belajar atau mencela anak jika hasil belajarnya jelek, padahal si anak ini baru berusia 4 tahun. mereka berlomba-lomba menjadikan anak mereka juara di kelasnya. tanpa memikirkan kemampuan belajar si anak, padahal selain prestasi akademik semua anak punya bakatnya tersendiri yang patut kita dukung. menurut saya pribadi pintar itu tidak harus dibidang mata pelajaran saja.

itu sebabnya saya enggan masukin akhdan TK kelamaan. ibu-ibu lain suka menegur akhdan (3s) yang kala itu lagi asik mainan dibanding berkumpul nyanyi-nyanyi. Akhdan juga baca kalo lagi mood kalo enggak mood gak mau dia. memang tidak saya paksakan juga karena bukan pembelajaran untuk seusianya. Selain itu anak segede gini lebih banyak jajan mainanya di lingkungan TK di banding belajarnya.

Melihat kemajuan generasi zaman now, saya akui dan salut sekarang anak TK sudah pintar. Mereka sudah lancar membaca, berhitung, hafal doa-doa, main hape. tidak perlu berkecil hati jika anak diusia pra SD belum bisa baca, bukan berarti mereka malas belajar. kemampuan setiap anak itu berbeda-beda.

Baca juga Usia Ideal Anak Masuk SD


hmm, jadi bingung untuk memasukan akhdan TK apa tidak?
apa lebih baik TK satu tahun saja dimana usia akhdan 6 tahun. itu berarti tahun depan 🤔

jika bercermin lagi kepada pengalaman kecil saya, dulu masuk TPA di usia 3 tahun dan itu masih tidur siang di kelas. masuk SD diusia 5 tahun tapi saya berhenti karena belum mampu menerima pelajaran (bukan tidak naik kelas ya, ini lebih ke rasa malas dan tertekan akhirnya mogok sekolah) kembali lagi SD di usia 6 tahun dan belum bisa baca, lancar membaca ketika sudah triwulan kedua di sekolah. dan saya sangat jago membaca, sampai di kelas 2 SD membaca sudah menjadi hobi saya. Saya bahkan sudah bisa menulis surat. majalah BOBO adalah bacaan paling favorit.

Jika flasback dari pengalaman saya tidak efektif memasukan anak SD Saat usia 5-6 tahun. Saya sangat sejutu peraturan baru bahwa kematangan belajar dan kesiapan mental anak SD benar-benar siap ketika usia 7 tahun. bahkan di kelas 2 saya pernah mendapat rangking 3 (prestasi pertama bagi seorang anak yang TK tukang tidur siang, pernah mogok sekolah dan belum bisa baca saat mask SD)

finally pada intinya akhdan masuk SD ketika berumur 7 tahun. ngomong2 soal TK nya akhdan saya memutuskan satu tahun saja cukup di usia 6 tahun.

 Ini alasanya kenapa usia 7 tahun adalah usia yang tepat untuk masuk Sekolah Dasar.


____________________________________________