Sunday, May 27, 2018

Lebih dari Sekedar Kewajiban, ini yang harus kamu tahu Dahsyatnya Dampak dari berzakat


Sedikit yang tau bahwa sebenarnya Zakat memiliki peranan penting dalam mensejahterakan perekonomian rakyat. Oleh karena itu saya ingin memaparkan bagaimana peran zakat bukan sebagai tindakan 'keikhlasan' menjadi sebuah 'keharusan' bukan mau lakukan, tidak mampu juga tidak usah Tetapi mengubah kewajiban yang biasa dilakukan setiap saat. Pertama, saya akan menjelaskan bagaimana dengan berzakat masyarakat dapat mandiri secara ekonomi.

lebih dari yang kita tahu, fungsi dan manfaat zakat sebenarnya lebih dari sekedar bantuan sembako. zakat yang sifatnya bergotong royong ternyata mampu mengatasi masalah kemandirian ekonomi umat.

Apa hubungannya zakat dengan kemandirian umat?

Jumlah kemiskinan di indonesia masih berkisar antara 100 juta jiwa. Angka tersebut tidak bisa dikatakan bahwa masyarakat kita sudah mandiri secara ekonomi. Betul?
Faktanya masyarakat kita masih bergantung pada produksi asing. Contohnya saja kebutuhan pangan yang masih didapatkan dari impor semakin tinggi, dan kebutuhan sehari-hari yang lebih banyak diproduksi minhum (non-umat) seperti sabun, kosmetik, makanan, belum lagi kekayaaan sumber daya alam yang strategis lebih banyak di kelola pihak asing.

"Kuasailah ekonomi dan produktiflah! Kalau tidak, saya khawatir kalian akan tergantung kepada mereka"
Umar bin Khattab Ra.

Ada banyak rintangan untuk mewujudkan masyarakat agar mandiri secara ekonomi. rintangan itu seperti SDM (sumber daya manusia) dan modal. beberapa ikhtiar yang sudah dilakukan untuk meningkatkan mutu SDM adalah pelatihan khusus, workshop, skill/keterampilan. Kedua modal yang terbatas dan daya beli masyarakat yang rendah.

Salah satu lembaga filantropi yaitu Dompet Dhuafa adalah lembaga pengelola zakat yang bertujuan memperdayakan zakat dan sedekah menjadi jalan yang tepat untuk mengatasi permasalahan modal usaha yang dihadapi umat. Dompet Dhuafa sudah tidak asing lagi ditelinga kita karena sudah berkiprah selama 25 tahun dalam mengabdi pada kepedulian sosial kemanusiaan melalui dana ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf) serta dana lainnya yang halal, legal, dari perorangan, kelompok, perusahaan/lembaga, ikut memberikan konstribusi layanan bagi perkembangan umat dalam bidang sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan kebencanaan CSR. Lembaga pengelola zakat seperti Dompet Dhuafa menjadi sesuatu yang produktif dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. banyak produk pemberdayaan masyarakat yang diusung oleh dompet dhuafa melalui dana yang dikelola bersama. dari kita untuk kita.

PRODUK PEMBERDAYAAN YANG DIUSUNG DOMPET DHUAFA

Minimarket De'fresh



Kedua, #BerawalDariZakatMerekaBerdaya
membantu masyarakat mengembangkan usaha miliknya sendiri, membantu mengurangi jumlah pengangguran, mempromosikan bahwa produk buatan negeri tidak kalah bagus dengan produk impor dengan mengajak masyarakat untuk cinta produk dalam negeri. oleh sebab itu demi terwujudnya ekonomi yang mandiri sudah seharusnya kita mendukung program pemberdayaan ini dengan bergotong-royong.

Sebagaimana Rasullullah telah memberikan zakat dan menyuruh untuk dikembangkan atau disedekahkan lagi sampai seseorang itu mampu memberikan sedekah dari usaha tersebut. maka menurut sejarah inilah yang menjadi awal bagaimana mengelola zakat sehingga menjadi sesuatu yang peoduktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. kita bisa mencontek pada kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz dengan konsep distribusi "zakat merupakan bentuk subsidi silang yang seharusnya dapat dirasakan secara langsung dampak ekonominya bagi umat. zakat harus memiliki dampak yang signifikan pada peningkatan masyarakat yang memiliki daya beli rendah".

Ketiga, menjadikan sodakoh itu bukan sekedar keikhlasan Tapi kebiasaan yang wajib dilakukan. 

Benar, dengan berzakat tidak akan membuat seseorang miskin. Seandainya kebiasaan berzakat itu sama biasanya seperti kebiasaan merokok pasti lebih banyak faedahnya dari pada mudoratnya. Uang yang dibelikan rokok akan terbuang sia-sia Tetapi jika jatah yang rokok di ganti menjadi jatah sodakoh pasti akan jauh bernilai manfaatnya. Akan banyak masyarakat yang terbantu dalam hal finansial dan kesejahteraan karena panjang umur.

setelah membaca tulisan yang saya buat ini, saya belajar lagi tentang manfaat zakat lebih dalam lagi. Betapa dahsyatnya kekuatan bergotong-royong dari berzakat. Dengan berzakat kita mampu membantu seluruh masyarakat yang berdaya dan mandiri.

Alhamdulilah sampai detik ini kita masih diberi kesempatan melewati bulan Ramadhan tahun ini. melakukan kewajibanpun semakin dimudahkan seperti melaksanakan zakat sekarang bisa melalui online di website Dompet dhuafa. dan caranya sangat mudah, semudah belanja online.

untuk melakukan donasi atau membayar zakat, kamu bisa masuk ke website Donasi Dompet Dhuafa atau klik disini. nanti kamu akan di alihkan ke halaman website donasi Dompet dhuafa.

1. Pilih jenis donasi, yang ingin kamu sedekahkan (misalnya zakat)
  • Zakat ✔️
  • Infak/Sedekah
  • Wakaf
  • Kemanusiaan

2. Lalu pilih pengkhususan donasi,
  • Zakat Maal
  • Zakat Fitrah ✔️
  • Zakat Penghasilan
  • Fidyah
(Kalo saya pilih zakat fitrah)
3. Keterangan donasi (kosongkan saja)
4. Jumlah (minimal Rp.10.000 *bukan untuk zakat fitrah)


Next, mengisi profil donatur. kolom yang harus diisi adalah,
Sapaan ✔️
Nama lengkap ✔️
Email ✔️
Telepon/hp ✔️
Alamat ✔️
Setelah itu kita tinggal memilih metode pembayaran yang ingin dilakukan. misalnya via trasfer bank lalu klik Donasi Sekarang pada opsi yang sudah tersedia.

 Dompet Dhuafa akan mengirim nomer rekening Bank yang dikirimkan lewat no.hape dan email yang tadi sudah di daftarkan melalui website. data tersebut berupa no.refrensi (catat), tanggal transaksi, jenis donasi, jumlah donasi, rekening donasi yang bisa dipilih; MANDIRI, BCA dan BNI Syariah. 

Saya menggunakan mobile banking BCA Syariah untuk zakat melalui website Dompet Dhuafa

Jika sudah pilih opsi Konfirmasi Pembayaran. kamu akan dialihkan ke halaman selanjutnya untuk mengoreksi dan mengisi kembali data donatur, sepert;
Sapaan ✔️
Ref. no (diisi yang tadi diterima)
Nama✔️
Email✔️
No.hp✔️
Jenis donasi✔️
Jumlah donasi✔️
Nomer rek tujuan✔️
Upload bukti transfer✔️
Isi kode lalu kirim (kode capcha)
SELESAI

Cat: saran saya untuk zakat fitrah jangan digabungan satu keluarga sekaligus. Misalnya saya, suami, dan anak, berarti 3 kali donasi.
***

Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim, sudah seharusnya kita membangkitkan dan mengembangkan lembaga-lembaga Lazis dengan ikut bergotong-royong, bukan lagi menjadikan sodakoh itu sebagai keikhlasan tapi kewajiban yang dibiasakan.

islam adalah agama yang sempurna, islam memperhatikan hal sekecil apapun demi kesejahteraan dan keselamatan umatnya di dunia maupun di akhirat. maka peraturan-peraturan ini yang kita sebut sebagai syariat salah satunya kewajiban zakat. tujuan pensyariatan zakat adalah untuk membantu sesama bagi yang membutuhkan bantuan dan pertolongan. Subhanallah ๐Ÿ˜‡

Semoga bermanfaat..


Tulisan ini diikutsertakan dalamKompetisi Blog Berawal Dari Zakat, #25thnMembentangKebaikan yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa cek info lomba di donasi.dompetdhuafa.org/lombablog”
_________________________________________________________________________________



sumber refrensi;
http://www.kangmasroer.com/2017/09/indonesia-berzakat-untuk-kemandirian-umat.html

Sunday, May 20, 2018

Di Ujung Asa


Bulan Ramadhan adalah bulan yang spesial dalam hidupku, di bulan penuh berkah ini selalu mengukir kenangan indah. namun kali ini saya menulis catatan hitam di bulan ramadhan yang akan menjadi kenangan  sepanjang hidup saya sebagai seorang perempuan.

Saya yakin tidak ada pernikahan yang menginginkan akhir dengan perceraian. Begitupun dengan saya. nasib rumah tangga ini sedang di ujung tanduk. rasa itupun bercampur aduk. setiap hari saya selalu mimpi buruk dan ini tidak mudah, karena saya benar-benar tidak menyangka akan seperti ini. luka itu semakin sakit ketika harus memandangi anak kami yang baru berusia 5 tahun. Bagaimana menjelaskan kepada anak bahwa orangtuanya sudah tidak bisa bersama lagi?

Ada banyak harapan dan mimpi yang ingin kami raih bersama. namun cerita berkata lain kami menjadi saling membenci dan menyakiti satu sama lain. disini saya tak ingin menyalahkan siapapun, memang benar saya bukan manusia yang berakhlak sempurna, oleh sebab itu saya butuh didikan iman yang bisa menyempurnakan ahlak ini. meskipun saya sudah berusaha untuk sempurna dimatanya, Mungkin juga itu juga dipikirkan olehnya.

Saya yakin semua ini ujian dari allah dan kami gagal mempertahankannya. saya sendiri malu dengan tuhan. jika perinakahan dibangun atas dasar iman kepada allah pasti ini tidak akan terjadi. saat ini saya hanya mampu berdoa agar tuhan menguatkan dan meneguhkan hati ini, karena saya terancam menyandang status janda. saya mohon agar tuhan menjaga anakku, saya memohon kepada allah bagaimanapun keadaan orangtuanya kami tetap menyayanginya, saya memohon agar anak kami tetap menjadi anak yang soleh, saya yakin hanya allah yang bisa membolak balikan hati manusia. jika ini yang terbaik mudahkanlah prosesnya jika ini bukan yang terbaik maka berikanlah kami berdua hidayah.

Tidak bisa saya menyembunyikan rasa sedih ini sendirian. dimana saya harus terlihat kuat di depan mereka dan yang paling berat agar selalu terlihat bahagia di depan anakku. saya sering berpikir dimana tempat yang anakku tidak bisa melihat saya menangis. jika menangis itu obat hati, oh tuhan ingin sekali saya keluarkan semuanya sampai saya merasa bosan untuk menangis. bersyukur waktu itu pertama kalinya anak ku tidak ikut saya ke jakarta untuk pertemuan blogger. pulang dari grand sahid menuju pulang saya menangis sepuasnya di toilet hotel sampai krl beruntung ada masker dan tisu yang menutupi mata bengkak ini.

aku selalu berkata dalam hati "apa yang harus aku lakukan?"

tak hentinya saya menyalahkan diri sendiri karena merasa bersalah kepada anak. namun saya sadar bagaimanapun saya harus bangkit, demi anak. anak bahagia berasal dari ibu yang bahagia. saya tidak mau lama-lama terpuruk. menjauhkan asumsi yang saya bangun sendiri untuk menghibur hati yang terluka, namun kebanyakan kenyataannya berbeda dan lebih menyakitkan. saya masih trauma untuk mempercayai siapapun. saya hanya bisa berharap kepada allah, saya tidak mau menaruh harapan pada manusia. bagi saya ini adalah hukuman dan teguran dari allah, baiklah saya terima ini dengan ikhlas dan memperbaiki diri.


SENIN, 21 MEI 2018

Tiba-tiba saya teringat perkataan ini,

 "batu bertemu batu maka kedua baru itu akan saling hancur, jika salah satu darimu menjadi batu, Jadilah air. Karena baru bisa legok hanya karena air"

Hari ini saya merasa lebih tenang dan ikhlas. Setelah saya banyak berpikir saya menyadari untuk berhenti menyalahkan siapapun dan apapun keputusannya saya Menghargai pilihannya.

Tidak ada perempuan yang berakhlak sempurna kecuali suaminya sabar mendidiknya. Tidak ada laki-laki sempurna Kecuali istrinya Setia mendampinginya. pernikahannya dibangun atas dasar ibadah kepada Allah, jauh lebih harmonis.

Sungguh sedikit lebih tenang jika kita menyadari kesalahan kita dan ikhlas melewati apapun akibat dari itu yg terjadi. Saya terima dengan ikhlas ya allah, jika ini memang jalannya.


SELASA 22 MEI 2018
Saat ini yang bisa saya lakukan adalah mensyukuri apa yang saya punya sekarang. Saya mulai membuka mata dan hati bahwa dibalik kehilangan 1 tapi aku msh memiliki banyak hal. Daripada membuang waktu untuk menangisi kekurangan lebih baik menysukuri apa yang sudah tuhan beri. Saya bersyukur akhdan sampai sekarang masih disisi sy, saya masih punya orangtua meski hanya mamah, berkumpul dengan banyak saudara, we time lebih banyak kumpul rame-rame.
Tidak ada lagi kesepian seperti disana
Tidak ada lagi pergi kemana2 berdua sama anak, disini banyak yang nganter.
Tidak ada lagi tekanan dari luar
Tidak ada lagi uneg2 di dalem hati yang tak mampu aku lontarkan, yang hanya bikin sakit hati.
Tidak ada lagi rasa lelah
Tidak ada lagi ngobrol dengan tembok
Tidak ada lagi keasingan di tempat yang baru
Tidak ada lagi orang yang menghakimi dalam diamku
Tidak ada lagi melamun di beranda rumah maupun dapur
Disini saya bisa tertawa karena lelucon yang menghibur
Disini SAYA BISA MENJADI DIRI SAYA sendiri.
Mungkinkah ini jawaban doa saya yang dulu pernah saya keluhkan, bahwa saya selalu merasa kesepian, selalu merasa terasingkan disana.
Mungkinkah ini yg terbaik?
Entahlah hanya Allah yang tau.
Saya hanya bisa berdoa yang terbaik, terus berusaha menerima dengan ikhlas dan selalu tetap bersyukur. Karena apa yg sudah terjadi atas kehedak tuhan. ๐Ÿ˜Š

RABU 23 MEI
Bangkit dari mimpi...

Saat ini aku tidak mau Berharap lagi kepada orang lain karena saya hanya bisa mengandalkan diri sendiri. Melupakan sesuatu yang menyakitkan daripada mengenangnya adalah pilihan yang terbaik. Seperti kata mereka yang mengatakan, tataplah masa depan bukan masa lalu.

Setelah resign dari menjadi guru langkah move on selanjutnya adalah memfokuskan diri menjadi freelace, pekerja paruh waktu, pekerja lepas. Alasannya masih tetap pada perinsipku, saya tidam mau bekerja di luar rumah yang mengharuskan untuk meninggalkan anak. Akhdan kini bersama ku dan aku tidak mau menyianyiakan waktu berharga bersama anak sematawayangku.

Meskipun saat ini hanya receh yang ku mampu. Namun bukan berarti cukup sampai disini saja. Ada banyak peluang dan kesempatan saat saya berada disini dibanding ditempat kemarin. Saya merasa seperti memiliki semangat produktif lagi di usia saya yang masih 25 tahun masih banyak Mimpi yang ingin diraih.

KAMIS 24 MEI
Bertahap..

Sesekali dalam rasa sakit seperti merindukannya sering mampir dan menghantui perasaanku sampai terbawa mimpi. Rasanya menyiksa tiba-tiba sampai asumsi yang kuciptakan sendiri muncul hanya untuk menghibur gundah gulana ku "Mungkinkah ia yang mentransferkan perasaan yang sama ini, saling menderita karena kita saling merindui?" Mungkihkah?

SELASA 28 MEI 2018
Masih Basah.. 

dalam seminggu ini terkadang saya masih teringat dan menangis, entah kenapa ada waktu2 tertententu hal itu tiba2 masuk lagi kepikiran saya dan rasanya menyakitlan. Saya berusaha mengumpulkan energi positif, menyibukan diri agar tidak mengingat hal itu. Apa yang dulu tidak bisa saya lakukan saya akan mencoba hal baru yang berguna. Di waktu luang saya belajar lagi menulis blog, dan memperluas silahturahmi dengan menghadiri event blogger, saya dulu selalu terkurung dirumah memberanikan diri keluar mencoba melebarkan sayap, saya banyak meluangkan waktu dengan keluarga besar yg dulu jarang sekali saya lakukan saya diberi kesempatan full untuk membahagiakan orgtua tunggal sy. saya juga belajar mengendarai mobil untuk menambah tantangan baru dalam hidup saya. Apa yang dulu membuat saya terkekang disini saya bisa menjadi diri sendiri.


RABU 29 MEI 2018
Kabar bahagia, 

Jodoh tidak harus tentang pasangan hidup, bertemu dengan orang-orang tertentu pun adalah jodoh. Dalam waktu lebih dari satu bulan saya memiliki teman baru dari perjumpaan komunitas blogger, sesuatu yg sebenarnya terbalik dari keadaan saya sebelumnya. Saya sangat bersyukur karena silahturahmi dapat memperpanjang rezeki dan ternyata benar bertemu dengan teman yang baik adalah rezeki.

mendapatkan teman baru yang memberikan saya kesempatan untuk berkarier pada passion saya saat ini, yaitu menulis. saya tidak menyangka, saya anak yang baru keluar kandang, diberi kesempatan besar ini oleh tuhan. antara terharu dan bangga. Oh tuhan, Apakah ini jawaban dari doa ku bertahun-tahun yang lalu. Saya di beri kesempatan untuk mengekspresikan sesungguhnya diri saya, saya diberi peluang rezeki, Apakah ini bukti untuk saya, bahwa saya masih bisa meraih kesuksesan meskipun menikah di usia muda. Semua doa itu perlahan terjawab. Barakallahu, saya tak hentinya mengucap syukur.


KAMIS 31 MEI 2018
Campur tangan Tuhan...

Dalam waktu lebih dari satu bulan ini banyak sekali perubahan yang signifikan dalam hidup saya. Seakan, ini adalah jawaban dari doa saya dari beberapa tahun yang lalu. Melalui kaki seperti jalan, melalui pikiran seperti ide, melalui peluang semua itu Tuhan memudahkan saya. tidak merasa seperti sebelumnya.

Rasanya seperti apa? 
Seperti burung yang lepas dari sangkarnya, lalu terbang setingginya-tingginya, menjadi dirinya sendiri layaknya seekor burung.

Apa yang ingin kamu lakukan?
Rasanya saya ingin berlari sekencangnya dan menggerakan tangan, kaki ingin menendang, meninju, lalu lompat ke udara dan teriak.


SENIN 04 JUNI 2018
Menjaga silahturahmi,

saya tidak ingin menanamkan kebencian pada siapapun, terutama kepada anak apalagi memutuskan silahturahmi kepada mereka. karena pada dasanya gak ada manusia yang sempurna, capek jika hanya saling menyalahkan atas kekurang masing-masing. sifat tanggung jawabnya layak untuk didapat anak saya, dan saya tidak ingin menghapuskan itu dengan kebencian.




OKTOBER
Beberapa bulan kemudian,
Saya menerima kabar bahwa dirinya sudah menikah lagi. perempuan baru itu yang akhirnya menetapi rumah baru kami. ya kurang dari 6 bulan ia sudah mendapatkan jodohnya, masih masa iddah pun ia sudah memiliki calon. kamu tanya bagaimana perasaanku? entahlah saya sedih namun tidak bisa mengeluarkan air mata. firasat ini selalu datang saat beberapa bulan yang lalu ia bersikap manis, dan tidak merasakan apapun ya seperti kami orang lain. beberpa bulan kemudian ia tidak pernah menelepon, dan anakknya merindukannya. aku terpaksa menelponnya dan ternyata istri baru yang angkat.

Dia banyak berubah, dia banyak bicara, menjelaskan, dari ia yang dulu sedikit bicara. ia membicarakan istri barunya, membicarakan kebaikan istri barunya yang katanya ingin bersilahturahmi dengan ku dan anakku. belakangan lalu dia sempat merayuku untuk memindahkan hak asuh jika akhdan merasa betah disana. aku teringat bahwa kemarin ia ingin mengambil hak asuh akdan. aku lemass. seolah ia terus merenggut apa yang menjadi harapanku satu2nya, yaitu anak. ia memiliki rumah, istri baru, dan sekarang ingin ambil alih anak. anakku tidak akan mau hidup dengannya ia sangat berat denganku. meski aku tahu ia sangat merindukan ayahnya. oh maafkan mamah nak. maafkan mamah..


6 Manfaat Luar Biasa yang Tidak Pernah Terpikirkan Orangtua Ketika Anak Memelihara Binatang

Manfaat anak Memelihara binatang

Akhdan (5thn) lagi getol-getolnya memelihara Binatang. Macam-macam deh binatang yang ia pelihara, selama itu binatang jinak seperti, ikan, kelomang, kelinci, bebek, dan kucing kampung. Namun yang sekarang bertahan ikan dan kucing, malah rencananya ia bilang mau nambah lagi. ๐Ÿ˜‚
Sudah sebulan akhdan main ke rumah neneknya di Bekasi Binatang peliharaan dirumahnya dititp sama ayahnya, mau tidak mau sebagai amanah ayahnya yang tadinya tidak pernah memelihara binatang akhirnya ikut bertanggung jawab juga deh, hehe.

Akhdan mengaku kesepian karena biasanya jika bosan ia main dengan si kunkun kucing kampung yang sering mampir ke rumahnya. Disini ada anak kucing yang tinggal di loteng rumah, sayangnya masih liar dan galak jika ingin ditangkap, yang lebih menyebalkan nih kucing sering mampir ke dapur namun jual mahal.

Belakangan ini akhdan sering merengek minta dipunguti kucing. kebetulan sekali baru kemarin ia ikut ke masjid bersama neneknya, akhdan bertemu anak kucing yang dibuang dipinggir jalan lalu dibawanya pulang. Wah kami Antusias sekali sampai membelikannya susu, pipet, dot dan makanan kucing. Sayang kucing yang di rawat masih terlalu bayi dan membutuhkan induknya. tidak berapa lama kucingnya mati, galau lagi deh nih anak.


Kebiasaan mengasihi binatang ini ditulari dari saya. sejak kecil saya sudah terbiasa memelihara binatang. Binatang peliharaan pertama waktu itu adalah seekor kucing kampung kecil bernama emen. waktu balita saya diasuh oleh nenek dan kakek di kampung. Orangtua seorang pedagang di pasar, menangani usaha yang sedang naik daun sambil mengurus ketiga anaknya yang jaraknya hanya 1,5 tahun membuat mamah butuh bantuan nenek. Jadilah saat itu saya yang paling bontot dititipkan pada nenek.

Keseharian Nenek dan Kakek adalah seorang petani. Dari kecil saya biasa diajak  ke sawah dan di taro di saung. namun saya sudah lupa moment-moment itu, yang saya ingat setiap malam di bilik rumah panggung nenek ada seekor kucing berwarna putih hitam yang selalu mampir. Kucing ini dari sawah yang selalu mengikuti nenek sampai rumah. Nenek memberi namanya si emen. Keberadaan si emen disambut baik nenek untuk menghibur saya. Emen jadi teman tidur setiap di kelonin nenek. Saya yang baru mengenal Binatang ini merasa sangat nyaman bermain dengan kucing, bahkan tidak mau kehilangan emen.

Waktu berlalu cepat, setiap main ke rumah nenek di kampung saya selalu mencari si emen. Kata nenek emen mati di sawah digigit ular. Dan inilah kesedihan luar biasa versi anak balita yang sedang menghadapi kehilangan pertamanya.

Ketika kelas 2 SD saya memungut kucing yang induknya beranak di rumah. Tidak tanggung-tanggung saya memelihara ikan, burung perkutut milik bapak, juga pitik secara bersamaan. Saya juga senang sekali membeli Binatang lalu di pelihara termasuk kelomang disekolahan dan burung gereja warna-warni yang biasanya dijual ditempat kondangan.

Bagi saya memiliki berarti siap untuk bertanggung jawab. Kadang kalo sedang merasa lelah mereka saya bebasin agar bahagia. Seperti burung gereja. Ada lagi Cerita Perkutut yang bertahun-tahun di kandang sendirian saya bebaskan, berharap ia bertemu jodoh di luar sana. Meskipun bapak curiga saya pelakunya, biarlah kena omel. Kadang rasa bersalah membuat saya terpukul gara-gara tidak disiplin memberi mereka makan. Pitik baru lahir mati, burung perkutut sakit, macam-macam deh dramanya.

Sebelum berangkat sekolah saya bertanggung jawab memberi mereka makan. Saya meluangkan waktu untuk bermain bersama mereka meskipun Kadang lupa karena keasikan main. Tapi kebanyakan dari itu adalah keberhasilan saya sendiri membesarkan mereka sampai besar dan mati karena sakit bukan disembelih ya, karena gak akan tega.

Ada banyak kenangan haru biru yang saya lewati bersama mereka. Saya merasakan bahwa Binatang itu punya perasaan sama seperti manusia. Dia respek dengan kita, dia senang dengan keberadaan kita. Dia sedih saat kehilangan anaknya, dia senang mengikuti kita kemanapun, dia bisa dipanggil saat dibutuhkan, dia menunggu saat kita pulang, dia bermain layaknya anak kecil, dia bermanja menganggap saya induknya. Dia adalah teman namun tidak bisa bicara.

 anak Memelihara binatang
si putih kucing tetangga yang sering mampir di rumah neneknya akhdan


Manfaat anak Memelihara binatang
ikan yang dipelihara di aquarium pertamanya akhdan dari hasil nyelengin selama beberapa minggu

Allah memerintahkan kita untuk menyayangi semua mahluk hidup, termasuk mengasihi semua Binatang dan tumbuhan. tidak memandang peliharaan atau bukan peliharaan. Nah dari situ ada banyak pelajaran dari memelihara Binatang atau tanaman yang saya rasakan, diantaranya;

1. BELAJAR MERELAKAN DAN BERPIKIR POSITIF

"jangan sedih, itu artinya allah pengen si bayi (bayi kucing) ada di surga, soalnya disini gak ada induknya. si bayi pasti lebih senang di surga, bisa jadi dia ketemu induknya"

Dari cerita kematian hewan peliharaannya anak akan berpikir bahwa apa yang kita sayang tidak selamanya bisa kita miliki, semua mahluk hidup itu lahir dan pasti mati, dunia hanya sementara. namun dari kehilangan itu ia belajar untuk menerima takdir dan berpikir positif kepada kehendak allah, qodo dan qodar.

2. MENGURANGI STRES/ BIKIN AWET MUDA
Kehadiran Binatang yang lucu juga bisa menjadi obat stres loh. Jika anak merasa bosan ia bisa bermain bersama binatang peliharaan dan tertawa melihat tingkah lucunya. dulu waktu saya remaja malah sering curhat sama si empus meskipun gak pernah direspon, hihi. atau jika tidak bisa memelihara binatang kita juga bisa merawat tanaman ๐Ÿ˜Š, benar-benar penghilang stres dan bikin awet muda loh. Nih buktinya saya emak-emak 25 tahun, anak satu terlihat kaya remaja 20thn ๐Ÿ˜‚

3. BELAJAR BERTANGGUNG JAWAB
Anak akan belajar bahwa memiliki berarti siap bertanggung jawab. jika ia menginginkan sesuatu seperti membeli binatang peliharaan berarti ia harus siap bertanggung jawab mulai dari mengurus kandang, memberi makan, kebersihan dan kesehatan peliharaannya (dalam tahap ini masih dibutuhkan bantuan orangtua dengan kerja sama, bukan disuruh atau anak merasa dibebankan/tidak tulus)

orangtua jangan berpikir membelikan binatang sebagai mainan anak agar ia anteng terutama untuk anak balita yang belum mengerti. tidak menyiksa, mempermaikannya, apalagi mencekik membejek-bejek sampai mati. jadikanlah ini kesempatan untuk mengajarinya mengasihi mahluk hidup.

4. MENUMBUHKAN RASA EMPATI
Pernah dengar cerita seorang penulis masuk surga karena membiarkan lalat minum tintanya??
memang cerita ini tidak ada hubungannya langsung dengan memelihara binatang, namun yang dapat kita petik lagi-lagi tentang kepedulian meskipun hanya setitik kecil saja yang hampir tidak dianggap berarti. 'jangan menanggap sepele dengan yang berhubungan tentang mengasihi mahluk hidup' dari terbiasanya anak berinteraksi dengan binatang peliharaannya atau tanaman yang dirawatnya, ia akan belajar peduli yang menumbuhkan sikap empati sejak kecil. bukan hanya kepada peliharaannya saja namun kepada semua mahluk hidup.

Saya tidak memelihara anjing. Namun saya sempatkan membuang tulang atau sisa makanan kepada anjing yang lewat. Anggap saja itu rezeki dia. Saya menjadi sangat peduli dan tidak tegaan jika melihat Binatang yang kesusahan.

5. BELAJAR DARI MAHLUK HIDUP (Binatang atau Tumbuhan)
Ada banyak pelajaran yang bisa diambil di dalam dunia ini. Allah pun menyuruh kita untuk terus menuntut ilmu selama kita hidup karena dengan ilmu kita bisa membedakan mana yang batil. Nah, sama dengan keberadaan Binatang dan tumbuhan. Mereka mempunyai peran sendiri karena sudah diciptkan. Pohon untuk melindunhi bumi, binatang bagian dari ekosistem, Manfaat tanah dan masih banyak lagi.

Tapi jarang yang berpikir bahwa sebenarnya kita bisa belajar dari Binatang Maksudnya faedah yang terdapat dari Binatang atau tumbuhan itu sendiri. Sebagai contoh sederhana, kita tau ada jenis tumbuhan benalu, ada yang menguntungkan ada yang tidak. Itu teguran untuk manusia jika menjadi benalu yang merugikan. Atau kita tau jika tumbuhan atau Binatang tidak dirawat dengan baik akan mati atau rusak, sama seperti manusia jika tidak dirawat dengan baik hasilnya pasti tidak bagus. Induk kucing yang menyayangi anak-anaknya sama seperti manusia menyayangi anaknya, kawanan soang yang dipimpin pejantan melindungi keluarganya, dan masih banyak lagi pelajaran yang menurut saya ada pada hewan.

6. BELAJAR TULUS DAN IKHLAS
Disini keikhlasan di uji. Jika kita menolong orang ada yang namanya hutang budi Tapi mengasihi Binatang adalah perbuatan yang tulus karena kita tau mereka tidak akan membalas kebaikan kita. ๐Ÿ˜Š

Saya punya beberapa tips untuk parents saat anak memilih untuk memelihara Binatang,

TIPS
  • Jaga kebersihan kandang (jika anak masih kecil, orangtua lebih berperan) 
  • Vaksinasi Binatang peliharaan
  • Selalu cuci tangan dengan sabun setelah bermain dengan binatang
  • Minum obat cacing paling sedikit 6 bulan sekali untuk mencegah cacingan

Ternyata banyak sekali manfaat memelihara binatang. secara tidak langsung anak-anak akan belajar melalui mahluk hidup seperti binatang dan tumbuhan bahwa mereka sama seperti manusia ciptaan tuhan. ๐Ÿ˜Š


Friday, May 18, 2018

Sekolah Tanpa Kekerasan dalam mendukung Sekolah Ramah Anak melalui pendekatan Disiplin Positif.


Ada banyak yang saya dapatkan ketika menghadiri acara Peluncuran Aliansi Penghapusan Kekerasan Terhadap Anak (PKTA) Indonesia Tanpa Kekerasan Terhadap Anak 2030, semua yang turut serta dalam mendukung kegiatan ini seperti Kementerian /lembaga terkait, Badan PBB, Komisi negara, Donor, Media, Sektor swasta, Sekolah tanpa kekerasan, Pemerhati anak, Forum anak, dan Anggota Aliansi PKTA memberikan banyak edukasi dan dampak positif salah satunya tentang edukasi Sekolah Tanpa Kekerasan dalam mendukung Sekolah Ramah Anak melalui pendekatan Disiplin Positif

Bayangan saya langsung tertuju pada sesorang yang saya kenal dekat. seseorang itu putus sekolah saat masih duduk dikelas X SMK entah alasan pastinya apa, anak itu enggan bercerita detail hanya terakhir saat-saat ia masuk sekolah ia mendapat hukuman ditampar oleh gurunya sampai pendengarannya terganggu karena bercanda di jam pelajaran, padahal anak itu bilang ia hanya mengambil pulpennya yang terjatuh di kolong meja temannya

Seketika ia berhenti sekolah mau tak mau ia ikut bekerja di usianya yang masih di bawah umur. setelah itu ia lebih lama menanggur karena lulusan SMP sangat sulit bersaing di dunia kerja. saat-saat itu adalah yang membuat hati saya miris, ketika saya setingkat lebih atas pendidikannya darinya, ketika dewasa saya malah menjadi guru SMP. dari kisah itu saya sebagai guru mengubah cara pandang saya tentang "Mendisiplinkan anak itu tidak harus dengan kekerasan" perinsip itu sebenarnya sudah lama saya terapkan saat pertama menjadi guru dan saat ini Sekolah Tanpa Kekerasan dalam mendukung Sekolah Ramah Anak melalui pendekatan Disiplin Positif sudah sangat digencarkan demi tujuan Indonesia tanpa kekerasan terhadap anak 2030, saya sangat mendukung dan antusias memberi paparannya kepada pembaca.

Belakangan pemberitaan kekerasan terhadap anak di Indonesia kembali mencapai momentumnya dengan persoalan seputar penerapan disiplin dalam bidang pendidikan formal yaitu sekolah. Kekerasan terhadap anak dalam tingkat dan kasus tertentu seolah diamini dan dimaklumi. 


KEKERASAN DALAM WUJUD HUKUMAN
Pertama, kita bahas tentang Anak mengalami kekerasan di sekolah. sebagian besar guru percaya hukuman sebagai metode pendisiplinan yang efektif (45% anak menyebutkan guru sebagai pelaku kekerasan; ICRW, 2015)

Saya yang pernah menjadi sesorang siswa sekolah dan juga sebagai guru SMP mengakaui bahwa masih banyak guru yang menerapkan kedisiplinan melalui kekerasan. maksud untuk mendisiplinkan anak namun sayangnya rasa (yang mereka anggap tegas) tidak ditanggapi nalar positif oleh anak didik.


MITOS : "Hukuman fisik cara yang paling baik dalam mendisiplinkan anak. Metode yang lain tidak bisa memberikan dampak sebaik itu"
FAKTA : Hasil penelitian malah menunjukan bahwa hukuman fisik berdampak negatif pada perkembangan anak. Sebaliknya hasil penelitian juga menunjukan bahwa pendekatan dengan disiplin positif (tanpa hukuman) mendorong berkembangnya kedisiplinan diri anak.

MITOS : "Hukuman mengajarkan ketaatan dengan rasa hormat"
FAKTA : Dengan hukuman anak hanya taat ketika ada yang mengawasi, padahal ketaatan pada peraturan dan etik harus didasarkan pada kesadaran.

MITOS : "Di ujung rotan ada emas"
FAKTA : Memang benar bahwa prinsip yang digunakan orang tua kita dulu untuk mendidik, namun hasil penelitian menunjukan bahwa tindakan kekerasan membawa dampak psikologis yang panjang hingga anak dewasa. hal ini menghasilkan budaya kekerasan yang berlangsung secara turun-temurun.

MITOS : "Hukuman adalah bentuk kasih sayang. anak yang kukasihi kuhajar dan kudidik"
FAKTA : Dari hasil penelitian menunjukan bahwa hukuman berdampak negatif bagi perkembangan anak, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Hal ini menunjukan bahwa hukuman bukanlah bentuk kasih sayang. Mendidik dan mengajar anak tidak harus dengan hukuman dan kekerasan.

Ubah cara pandang, tindakan dan praktek dimasyarakat yang menerima, menoleransi dan mengabaikan kekerasan menjadi praktek positif yang melindungi anak dari kekerasan


Kekerasan dalam lingkungan sekolah akan memberi dampak yang buruk bagi perkembangan belajarnya. antara lain

DAMPAK KEKERASAN ANAK;

1. DAMPAK AKUT TERHADAP KONDISI FISIK DAN PSIKOLOGIS ANAK (Depresi, gangguan tidur, penyakit kardiovaskular, jantung dan pembuluh darah) dan kemungkinan prilaku beresiko seperti menyakiti diri sendiri, penggunaan narkoba hingga prilaku seksual beresiko)

2. RENDAHNNYA PRESTASI PENDIDIKAN ANAK. Dapat berkontribusi pada putus sekolah dan konsenkuensi ekonomi jangka panjang.

3. Anak korban kekerasan berpotensi DUA KALI LIPAT MELAKUKAN KEKERASAN KETIKA MEREKA DEWASA hal ini berkontribusi pada siklus kekerasan antar generasi.

4. Studi di wilayah Asia Timur dan Asia Pasifik menyebutkan: PENANGANAN KEKERASAN ANAK MENGHABISKAN 3-4 PERSEN PDB TIAP NEGARA PER TAHUNNYA

Sebagai orangtua yang memegang penuh dalam kendali anak utamanya kita harus tahu dan paham tentang HAK ANAK. kekerasan di sekolah bukan berarti dari pengajar atau karyawan sekolah saja tetapi sering terjadi di interaksi sosial anak seperti BULLYING. bukan hanya guru/kepsek yang ikut serta membenahi pemarsalahan bullying ini tetapi peran para orangtua, alumni dan masyarakat sekitar harus bersatu padu mengubah tradisi bullying dengan menggantinya dengan SEKOLAH TANPA KEKERASAN atau SEKOLAH RAMAH ANAK.

Kita sebagai orangtua/guru harus mengormati harkat dan martabat anak, seperti membantu mereka mengembangkan prilaku, disiplinan diri, dan karakter yang baik. menekan tindakan bully bisa kita maksimalkan seperti melibatkan para alumni (partisipasi anak) secara aktif. sebagai orangtua kita harus menghormati kebutuhan perkembangan dan kualitas kehidupan anak dengan memberi motivasi dan memahami pandangan hidup anak. Terapkan kejujuran, kesetaraan, non-diskriminasi, dan keadilan di lingkungan sekolah maupun keluarga dengan mengajarkan tentang solidaritas dan toleransi.

DISIPLIN POSITIF adalah suatu pendekatan yang memberikan alternatif pengganti hukuman fisik, yaitu memastikan bahwa hukuman yang diterima anak bersifat logis sehingga anak belajar untuk tidak mengulangi prilaku yang tidak diinginkan. Pendekatan yang menanamkan disiplin bagi anak dengan mengajarkan penyelesaian masalah tidak dengan kekerasan

MENGAPA DISIPLIN POSITIF
  1. Melaluli disiplin positif, kekerasan pada anak berkurang.
  2. Berdampak positif pada pengembangan karakter anak seperti disiplin, social skill, bertanggung jawab 
  3. Berdampak positif bagi hasil belajar anak
  4. Berkurangnya prilaku sosial yang negatif seperti tawuran, melanggar hukum, konsumsi obat dan minuman terlarang 
  5. Guru dan orang tua memiliki cara yang lebih baik dalam mengajarkan kedisiplinan
salah satu contohnya, kita bisa mengganti Peraturan Sekolah menjadi Konsenkuensi dengan begitu anak tidak merasa terkekang oleh peraturan tetapi mengerti bahwa ia akan mendapatkan konsenkuensinya jika ia berlaku tidak disiplin, sehingga mudah dipahami anak secara logis bukan paksaan.Contohnya
Konsenkuensi logis. konsenkuensi logis mengajarkan anak bertanggung jawab atas setiap prilakunya kita bisa mengganti Peraturan Sekolah menjadi Konsenkuensi dengan begitu anak tidak merasa terkekang oleh peraturan tetapi mengerti bahwa ia akan mendapatkan konsenkuensinya jika ia berlaku tidak disiplin, sehingga mudah dipahami anak secara logis bukan paksaan. DENGAN DISIPLIN POSITIF ANAK AKAN, Belajar bertanggungjawab dalam mengelola tindakan mereka sendiri, tidak tergantung pada pihak otoritas (guru, orang tua, dll) untuk mengatur tindakan mereka.
  • Kesepakatan kelas sudah disusun bersama guru dan siswa
  • Guru-guru tidak lagi menggunakan tongkat/rotan dan mulai menggunakan kata-kata positif pada siswa



"Tujuaan utama kedisiplinan adalah agar anak memahami tingkah lakunya sendiri, berinisiatif dan bertanggung jawab atas apa yang mereka pilih, serta menghormati dirinya sendiri dan juga orang lain. dengan kata lain, disiplin menanamka proses pemikiran dan prilaku positif sepanjang hidup anak"

Jika, pendekatan hukuman dibangun atas ketidakpercayaan guru atau orang tua bahwa anak dapat mengembangkan prilakunya dan dapat bertanggungjawab akan tindakan yang dipilihnya. sementara,
disiplin dibangun di atas kepercayaan guru dan orang tua bahwa tidak ada anak yang nakal karena anak tidak terlahir dengan watak yang JAHAT.

Dorongan dan penguatan positif memberikan kesempatan pada anak untuk mengembangkan citra diri positif. Dorongan berbeda dengan pujian atau reward. contohnya, daripada kita memajang kata "di larang merokok" lebih baik diganti "terimakasih karena kamu tidak merokok" atau "dilarang coret-coret ditembok, dilarang buang sampah sembarangan " lebih baik diganti dengan "terimakasih kamu telah ikut menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan"

Dorongan-> Kemandirian
Pujian & Reward -> Ketergantungan 

Jadi, parents hukuman fisik pada anak hanya akan melahirkan ketakutan dan gangguan mental, alih-alih disiplin. anak adalah bagian dari masa kini dan pemilik masa depan. maka kita harus melindungi mereka dan penuhi hak-haknya.

Semoga Bermanfaat!


_________________________________________________________________________________

Sumber:
Buku Disiplin Positif oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Berlian (bersama lindungi anak), Kabupaten Layak Anak, Deputi Perlindungan Anak

Indonesia Tanpa Kekerasan Terhadap Anak 2030


Kekerasan itu ada disekitar kita. entah dalam keadaan kita sadar atau tidak peduli. kejadian kekerasan terutama pada perempuan dan anak selalu meningkat setiap tahunnya bahkan pernah saya lihat langsung serta dampaknya. selain dampak yang memilukan yang dialami orang disekitar saya, pristiwa penganiyayan yang lainyapun pernah saya lihat sendiri dan sudah saya tulis pada blogpost beberapa tahun yang lalu berjudul Bersama, kita hentikan Kekerasan pada Anak dan Perempuan.

Survei kekerasan terhadap anak Indonesia yang dilakukan oleh lintas kementerian/lembaga pada tahun 2013 menemukan 1 dari 3 anak laki-lakidan 1dari 5 anak perempuan berusia 13-17 tahun mengalami salah satu bentuk kekerasan fisik/emosional/seksual dalam 12 bulan terakhir.

Alhamdulilah, pada hari Senin tanggal 14 Mei 2018, saya dan ke-lima teman blogger dari MBC (Mom Blogger Community) diberi kesempatan untuk menghadiri Peluncuran Aliansi Penghapusan Kekerasan Terhadap Anak (PKTA) yang beranggotakan 27 organisasi masyarakat sipil yang fokus pada anak bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menyelenggarakan Peluncuran Gerakan Bersama Penghapusan Kekerasan terhadap Anak di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 150 representasi pemangku kepentingan strategis mulai dari, Kementerian /lembaga terkait, Badan PBB, Komisi negara, Donor, Media, Sektor swasta, Sekolah tanpa kekerasan, Pemerhati anak, Forum anak, dan Anggota Aliansi PKTA. Acara peluncuran ini diselenggarakan dalam rangka mendukung implementasi strategi Nasional PKTA melalui 6 Bidang, yaitu;
Legislasi dan Penerapan Kebijakan;
‌Perubahan Norma Sosial dan Praktik Budaya;
‌Pengasuhan Anak;
‌Peningkatan Keterampilan Hidup & Ketahnan Diri Anak;
‌Penyedia Layanan Pendukung;
‌dan Peningkatan Kualitas Data dan Bukti Pendukung.


Visi dan Misi yang memiliki tujuan bersama, koalisi masyarakat sipil yang anggotanya terdiri dari organisasi-organisasi ikut bersatu padu atau keroyokan dalam memperjuangkan penghapusan kekerasan terhadap anak di Indonesia atau disebut PKTA (Aliansi Penghapusan Kekerasan Terhadap Anak) dan Anggota Aliansi PKTA saat ini terdiri dari 27 organisasi non-pemerintah, sebagai berikut:
  1. Aliansi Remaja Independen (ARI)
  2. ChildFund Indonesia
  3. ECPAT Indonesia
  4. Fatayat Nahdatul Ulama
  5. Gugah Nurani Indonesia (GNI)
  6. HI-IDTL
  7. Institute forCriminal Justice Reform (ICJR)
  8. ICT Watch
  9. JPAI-The SMERU Research Institute
  10. Kampus Diakonia Modern (KDM)
  11. MPS PP Muhammadiyah
  12. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI)
  13. Plan International
  14. Pusat Kajian dan Advokasi Perlindungan dan Kualitas Hidup Anak, Universitas Indonesia (PUSKAPA)
  15. Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA)
  16. Rifka Annisa
  17. Rutgers WPF Indonesia
  18. SAMIN
  19. Sejiwa
  20. Setara
  21. SOS
  22. Wahana Visi Indonesia (WVI)
  23. Yayasan Kakak
  24. Yayasan pulih
  25. Yayasan Sayangi Tunas Cilik (YSTC)
  26. Young Interfaith Peacemaker Community (YIPC)
  27. Youth Network on Violence Against Children (YNVAC)
Indonesia Tanpa Kekerasan Terhadap Anak  2030

Kegiatan dibuka oleh Ibu Yohana Yembise, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KPPPA) yang menekan kembali komitmen dan upaya pemerintah dalam mencapai target Penghapusan kekerasan terhadap anak tahun 2030

Indonesia Tanpa Kekerasan Terhadap Anak  2030

Agenda utama berupa Peluncuran Aliansi PKTA beserta media komunikasinya dalam bentuk website (aliansipkta.or. id) dan Buku Praktik Baik PKTA yang berisi kumpulan kisah inspiratif PKTA dari berbagai wilayah dampingan Aliansi PKTA. bersama dengan itu, diluncurkan juga Program Disiplin Positif dan Pencegahan Bullying dari KPPPA. selanjutnya, acara diisi dengan diskusi publik dalam bentuk talkshow yang mengangkat tema Sekolah Tanpa Kekerasan dalam mendukung Sekolah Ramah Anak melalui pendekatan Disiplin Positif.
Indonesia Tanpa Kekerasan Terhadap Anak 2030

Akhiri Kekerasan Terhadap Anak, dimulai dari Diri Saya


Apa itu kekerasan terhadap anak?
Kita mungkin lebih sering mendengar kekerasan anak di media berita tapi taukah bunda? kekerasan tidak harus terjadi pada pengaiyayan sendiri namun bisa lewat penelantaran, perkataan yang menyakitkan yang mempengaruhi psikologinya. 

Kekerasan terhadap anak adalah segala bentuk tindakan fisik, mental, seksual, termasuk penelantaran dan perlakuan salah yang mengancam integritas tubuh dan perlakuan merendahkan anak oleh pihak-pihak yang seharusnya bertanggung jawab terhadap tumbuh kembang anak atau mereka yang memiliki otoritas terhadap perlindungan anak yang seharusnya dapat dipercaya.

Kekerasan terhadap anak akan berpengaruh buruk bagi masa depan mereka. lalu bagaimana kita merespons situasi ini? berikut 3 langkah yang bisa kamu lakukan;

Indonesia Tanpa Kekerasan Terhadap Anak  2030
Indonesia Tanpa Kekerasan Terhadap Anak  2030

Indonesia Tanpa Kekerasan Terhadap Anak  2030

Apa saja bentuk kekerasan terhadap anak?

Apa saja bentuk kekerasan terhadap anak?
Apa saja bentuk kekerasan terhadap anak?

Apa saja bentuk kekerasan terhadap anak?

Apa saja bentuk kekerasan terhadap anak?

Apa saja bentuk kekerasan terhadap anak?

Apa saja bentuk kekerasan terhadap anak?

Apa saja bentuk kekerasan terhadap anak?

Apa saja bentuk kekerasan terhadap anak?

Apa dampak kekerasan terhadap anak?

  1. Anak korban kekerasan memeiliki karakter cenderung mudah curiga, tersinggung, berfikir negatif, gampang putus asa, dan mudah menyalahkan orang lain
  2. Ada hubungannya antara kejahatan pembunuhan, pemerkosaan dan tindakan kejam lain, dengan kekerasan fisik serta seksual yang dialami pelaku pada masa kecil
  3. Anak korban kekerasan mudah terjerumus menjadi pecandu narkoba
  4. Sebagian besar anak korban kekerasan, pada masa tumbuh kembang, akan mengisolasi diri dari dunia luar
Kekerasan terhadap anak membahayakan kelangsungan hidup, kesehatan dan pendidikan, termasuk kecerdasan anak. kasus kekerasan terhadap anak menghabiskan biaya sangat mahal, menghambat pembangunan ekonomi dan mengikis modal manusia dan sosial suatu negara. Anak-anak membutuhkan lingkungan aman & penuh kasih sayang untuk mendapatkan manfaat di bidang pendidikan, kesehatan, gizi, serta ekonomi.

Apa yang dapat kita lakukan?

Penghapusan kekerasan terhadap anak adalah segala bentuk upaya dan tindakan yang dilakukan secara berkala, sistematis, dan terukur dalam upaya menghapus segala bentuk kekerasan terhadap anak, melalui pencegahan, perlindungan, pemulihan, reintegritas, partisipasi, pemulihan, reintegrasi, partisipasi, peningkatan kapasitas, dan kerjasama anar-sektor.
Indonesia Tanpa Kekerasan Terhadap Anak  2030

DAFTAR LAYANAN SOSIAL ANAK

DAFTAR LAYANAN SOSIAL ANAK


"Jangan biarkan emosi kita dan kekerasan yang kita lakukan membekas hingga besar"

Belakangan pemberitaan kekerasan terhadap anak di Indonesia kembali mencapai momentumnya dengan persoalan seputar penerapan disiplin dalam bidang pendidikan formal yaitu sekolah. Kekerasan terhadap anak dalam tingkat dan kasus tertentu seolah diamini dan dimaklumi.

INDONESIA BEBAS KEKERASAN TERHADAP ANAK 2030 DENGAN MENERAPKAN Sekolah Tanpa Kekerasan dalam mendukung Sekolah Ramah Anak melalui pendekatan Disiplin Positif.
Bersambung ke Part II ...

______________________________________________________________________________


sumber;
http://kampanyepkta.org
http://puspensos.kemsos.go.id
https://www.unicef.org/endviolence/
https://sustainabledevelopment.un.org/partnership/?p=9061

Monday, May 14, 2018

Review Kuliner: BONANZA BEEF BAKSO vs BAKSO PINGGIR JALAN

BAKSO BONANZA

Kalo saya tanya, siapa yang suka Bakso?
Rasanya hampir semua orang jawab 'saya'. Bagaimana jika pertanyaan saya ganti,
Siapa yang mau bakso gratis ini? langsung deh semua jawab, mauu!
Yaiyalah mau saya juga mau, hehe.
Sore kaya gini enaknya nulis blog sambil makan bakso Bonanza. nah, di Blogpost kali ini saya mau menulis tentang Frist Date saya with BONANZA BEEF BAKSO.
BAKSO BONANZA
Maraknya isu tentang bakso berbahaya, harga daging sapi yang mahal, serta daya beli yang rendah mendorong beberapa pembuat bakso melakukan pengurangan persentase penggunaan daging sapi serta menambahkan bahan kimia untuk kekenyalan dan ketahanan bakso. Secara tidak langsung mengubah image bakso menjadi buruk. Meskipun penggemar bakso masih tinggi disemua segment, namun konsumsi bakso telah banyak ditinggalkan oleh beberapa segment karena dirasa sudah tidak akan dan bukan lagi menjadi makanan papan atas dan bertahan hanya sebagai jajanan, street vendor.

Rabu 9 Mei 2018, saya mendapat undangan dari MBC (Mom Blogger Community) untuk menghadiri Peluncuran Produk Bakso di Kolega x MarkPlus, Coworking Space, Kuningan, Jakarta selatan.

Dengan keinginan untuk berkontribusi mengembalikan bahwa konsumsi BAKSO SAPI merupakan salah satu BUDAYA KULINER INDONESIA yang digemari dan aman dikonsumsi oleh semua kalangan, GGF (Great Giant Foods) melaunching produk baru yaitu BONANZA BEEF BAKSO. GGF (Great Giant Foods) adalah grup dibawah naungan GUNUNG SEWU yang bergerak dibidang perkebunan, peternakan, pengolahan buah-buahan dan animal protein.

PELUNCURAN PRODUK BAKSO BONANZA
Narasumber: Dayu Ariasintawati (director) dan Emilia Ahmadi (ahli gizi)

Ibu Emilia menjelaskan tentang pentingnya mengonsumsi daging merah terutama untuk anak-anak. namun ditengah-tengah kesibukan kadang seorang ibu menyajikan daging olahan yang praktis seperti bakso. yang menjadi masalah adalah ketika masyarakat kurang mengerti bagaimana memilih bakso yang tetap sehat dan aman. bakso yang banyak dijumpai biasanya tidak higienis seperti diletakan di ruang terbuka, tidak jelas komposisinya, apakah menggunakan bahan campuran atau tidak, dan lain sebagainya.

Ibu Dayu selaku menejer direktur GGF menerangkan, bahwa bakso yang diproduksi GGF menggunakan daging sapi segar. Bakso BONANZA di proses dan dikemas dalam keadaan beku (frozen) untuk tetap menjaga kualitas kandungan gizi. Bu Dayu juga mengatakan bakso yang sehat itu tidak mengandung banyak bahan campuran yang tidak bermanfaat seperti bumbu kuah instan yang sebenarnya bisa kita buat sendiri dengan mudah di rumah. Bonanza Beef Bakso tidak ada bumbu kuah instan, yang nantinya akan merusak gizi yang sudah terkandung karena bonanza tidak mengandung bahan pengawet, pewarna, dan pengenyal.

Dari acara tersebut saya mendapat pengetahuan tentang memilih produk dan mengolah bakso yang benar tetap sehat dan aman diantaranya;

☑️ Suhu penyimpanan sangat penting untuk menjaga kualitas Bakso
☑️ Bakso yang sehat itu yang mengandung daging segar pilihan, lalu dikemas dengan benar untuk menjaga kualitas gizi dan kesegaran daging.
☑️ Bakso dengan bumbu instan itu kurang sehat
☑️ Jadi tau bumbu membuat kuah Bakso buat bikin sendiri di rumah (mamah baru yang lagi belajar masak) ๐Ÿ˜‚
☑️ Semua Produk dari GGF kualitasnya no.1 terutama susu Hometown yang aku suka, buah-buahan lokal yang udah punya brand.

Di penghujung acara PELUNCURAN BONANZA BEEF BAKSO para tamu dipersilahkan mencicipi Bakso Bonanza dan mendapat godiebag berupa Bakso Frozen Bonanza Beef Bakso dan Buku Resep Menu Ramadhan. aku suka sama buku resep ini karena cara membuat menunya sangat mudah dan menggunakan bahan-bahan yang tidak sulit dicari. isi nya berupa menu resep,
Bahan Dasar Bakso;
  • Bakso Kuah
  • Bakso Kari Pedas
  • Bakso Tahu
  • Capcay Bakso
  • Kari Daging Sapi
  • Lumpia Bakso Oriental
Bahan Dasar Susu Hometown;
  • Soto Betawi Susu Segar
  • Kolak Pisang
  • Puding Susu Jahe
  • Rice Pudding
  • Bubur Kacang Hijau
Selain cocok dipraktekan untuk ibu rumah tangga, dari buku resep ini juga, kita bisa mencontek loh semua menunya untuk dijual ala rumahan, kan sebentarlagi puasa tuh ye. puas deh, buat bahan ajar mamah baru seperti saya, hehe.
Bunda penasaran kan sama isinya buku resepnya? next time saya akan sharing di blogpost tema Ramadhan. ๐Ÿ˜Š


                                                                            ***
Hampir semua orang suka bakso. terbukti dari banyaknya penjaja bakso yang banyak dipinggir jalan, sampai ke tempat lebih bekelas. bakso juga menjadi santapan favorite semua kalangan. menu bakso ini juga bermacam-macam, ada bakso kuah, bakso bakar, bakso goreng, bakso untuk campuran olahan masakan. Meskipun isu tentang Bakso berbahaya selalu ada saja beritanya, tetap saja bakso tidak pernah kehilangan penggemarnya. resiko ikut menyantap bakso tidak sehatpun lebih besar saat kita memilih jajan diluar namun minim pengetahuan tentang jajanan yang sehat.

Kali ini saya ingin mereview tentang kuliner Bonanza Beef Bonanza (Bakso Bonanza Beef) dengan Bakso di pinggir jalan serta Bakso kemasan yang banyak beredar di pasaran, sebut saja merknya X.

BONANZA BEEF BAKSO || BAKSO DI PINGGIR JALAN || BAKSO KEMASAN MEREK X


JIKA DILIHAT DARI PENGEMASANNYA


BAKSO BONANZA BEEF
Bonanza dikemas dalam keadaan beku (frozen), dibungkus plastik berwarna putih, transparan, dan gold dengan lebel merk berwarna merah, ada gambar sapi. di depan kemasan bagian bawah tertulis berat bersih 500gr, aturan penyimpanan; simpan beku -18, ada no.BPOM RI MD 239510062109, lebel HALAL, Didistribusikan oleh : PT.Great Giant Livestock Terbanggi Besar, Lampung Tengah 34165 Indonesia.
Di belakang kemasan tertulis keterangan produk, website dan sosial media Bakso Bonanza, Komposisi, Informasi nilai gizi, cara memasak (direbus, dibakar, digoreng), tanggal kadarluarsa, barcode harga. Harga untuk 500gr Rp. 85.000
☑️ informasinya lengkap dan jelas asal usulnya


BAKSO di Pinggir Jalan
Tidak memakai kemasan karena biasanya dibuat langsung di rumah penjual. terpajang di kaca tanpa penutup etalase. jika di cemplungin ke dalam panci pakai tangan abangnya langsung. Bakso mentahnya terlihat kurang segar mungkin karena lembab harus di pajang dikaca dalam kondisi suhu ruangan (panas). Harganya relatif dan bervariasi sekitar Rp. 8000- Rp. 15.000/porsi tergantung ukuran Bakso.

✖️ Rentan berkembangnya bakteri meskipun sudah di panaskan lewat perebusan nantinya, bakso dagingnya jadi kurang berasa segar (segar buah dan segar daging beda ya)


BAKSO KEMASAN MERK X
Dikemas dalam keadaan dingin (tidak beku) sebagiannya lagi tanpa dibekukan. Jadi ada produk dikeluarkan dari lemari pendingin di pajang di luar suhu ruangan sampai laku. Ada juga yang tidak dibekukan. di bagian depan kemasan tertulis merk no.BPOM RI, lebel halal warna hitam bukan hijau, dan tempat Produksinya.
Dibagian belakang kemasan ada Komposisi, Cara Memasak, Aturan Penyimpanan. namun beberapa merk ada yang kurang menerangkan informasi produk. Harganya relatif murah mulai dari Rp. 3000 per 250gr

✖️ jika bakso kemasan tidak langsung dikonsumsi, dan keluar masuk pendingin malah memudahkan bakteri berkembang biak.

Hati-hati moms terkadang ada bakso yang sudah berjamur namun tidak kelihatan, ini bukan hoaks aku sendiri pernah lihat langsung di sekolahan, makannya kasih tau anak agar cermat memilih jajanan.

JIKA DIRASAKAN DARI TEKSTURNYA



SOAL RASA

BAKSO BONANZA
"Satu kata pas nyobain bakso ini Dagingnya berasa banget! jadi tuh ya pas dikunyah lembut dan menyatu. gak ada bau aneh-aneh seperti bawang putih atau bumbu, ayam. sayangnya baksonya kurang banyak dan kurang besar.  kalo yang ini selera saya loh ya, saya sukanya yang besar-besar biar puas, hehe. Bakso gorengnya enak sih gak berminyak tapi Bakso bakarnya lebih enak. aroma Bakso Bonanza pas di dalem panci panas itu daging banget. harga emang gak menghianati kualitas ya, hehe"

BAKSO di Pinggir jalan
"Rasa kuahnya saya akui sangat gurih, beberapa dagingnya ada yang agak padat, keras kenyal, rasanya ada manis-manisnya ayam-ayamnya, tepungnya berasa banget, dan harum bawang putih terlalu menyengat. tapii, ada tapinya nih, kadang kala sayuranya itu kurang higienis apalagi sawinya mentahkan ya, terus gak ngejamin talase gerobak baksonya itu bersih apa enggak, terpapar debu, asap apa enggak, mie kuningnya aman apa engga, kasih mecinnya sesuai petunjuk penggunaan apa enggak, sambelnya dan sausnya asli atau minimal tidak pakai bahan berbahaya apa engga?
wah banyak banget ya pertanyaannya, hehe"

BAKSO Kemasan Merk X
"Bakso ini biasanya disajikan dengan cara di bakar dan goreng. saya ambil dari jajanan di sekolahan dekat rumah. dimulut sangat lembut kerasa campuran tepung, acinya, tekstur di mulut kalo kata orang sunda mah meni "cakial" kenyal namun tidak berasa dagingnya"

nilai bakso bonanza
nilai bakso keliling
nilai bakso kemasan merk x
Kesimpulan:
Dibanding dengan Bakso mayoritas, BONANZA BEEF BAKSO lebih berasa dagingnya, beneran loh!. Dengan kemunculan BONANZA BEEF BAKSO ini saya berharap citra bakso kembali pada tempatnya yang seharusnya, yaitu sebagai makanan jajanan semua kalangan dan membanggkan bakso sebagai kuliner indonesia ke luar mancanegara. Baksonya orang indonesia itu berkualitas baik seperti BONANZA BEEF BAKSO.

"wah kalo udah ngereview barengan bakso lain saya jadi yakin deh bokso Bonanza lebih sehat pilihannya emak-emak cerdas!"

Kamu juga bisa mendapatkan Bakso BONANZA disini,


Info Selengkapnya di website www.bonanza_beef.co.id
Kepoin dan Follow Sosial Media Bakso Bonanza
Instagram: @Bonanzabeef.id
Facebook: Bonanza Beef
hastag:
#Baksobonanzaxmbc
#Baksoindonesiayabaksobonanza
#Baksopastibonanza
#Bonanzabeefbakso
#Berasabangetdagingnya

Karena sebentar lagi Bulan Ramadhan kehadiran Bakso BONANZA ini sangat membantu kita menjadi menu alternative untuk sahur, menu buka puasa dan menu lebaran. Karena BAKSO BONANZA mengandung protein tinggi, mudah dalam penyajian serta AMAN dan ENAK.

Baiklah, saya akhiri tulisan saya sampai disini, semoga menjadi manfaat bagi yang membacanya.

SELAMAT MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN DAN SALAM BAKSO LOVERS!



________________________________www.agmiabella.com________________________________


Majalah Anak Untuk Balita, Merangsang Rasa Keingiantahuan dan Minat Baca Sejak Kecil

World book day banners with kids Free Vector

SELAMAT HARI BUKU SEDUNIA!
Jadi ingat semangat belajar menulis saya yang berawal dari keinginan bisa membaca majalah anak milik kakak yang bergambar menarik sehingga saya terpancing untuk membacanya, sayangnya saat itu kelas 1 SD dan saya masih belum lancar membaca. lancar membaca pas triwulan kenaikan kelas 2 SD. Sejak saat itu majalah menjadi favorit bacaan saya sampai remaja. Sampai sekarang saya suka bacaan yang berbentuk majalah atau rubik tertentu di koran milik bapak di banding novel karena berat dan halamannya banyak ๐Ÿ˜‚. Sesekali suka baca cerpen, tenlit tetapi tidak semua novel. saya suka bacaan yang tidak menggunakan bahasa terlalu baku. 

Kebiasaan membaca ini ditulari dari kakak dan bapak saya. mamahku tidak hobi membaca jadi suka ngomel kalo anaknya boros mintain uang buat beli majalah. akhirnya, demi penghematan agar tidak di omeli emak, kami kakak beradik membeli majalah-majalah bekas yang harganya anak sekolahan banget 1000-1500 kalo baru jaman dulu sekitar Rp.8000-12.000. ketika lemari sudah penuh, majalah itu kita jual lagi ke loakan. (sudah pernah saya cerita sebelumnya di blogpost lawas )

Sampai sekarang saya merasakan dampak positivenya dari hobi membaca. saya juga sengaja menulari kebiasaan membaca ini kepada anak saya, lewat majalah anak sebagai perkenalan pertamannya pada buku bacaan.

Akhdan sejak usia 1 tahun sudah saya perkenalkan buku-buku cerita bergambar, seperti yang dijual di indomaret (di kampung tidak ada toko buku) saya ingat betapa antusiasnya wajahnya jika melihat berbagai macam binatang di buku. Berlanjut ke majalah anak di usianya ke dua tahun. Karena belum bisa baca ia selalu minta di ceritakan, sampe saya sendiri kewalahan meladeninya. dan tahun ini usianya sudah 5 tahun, minat keingintahuannya sangat kuat, seperti membaca.

Akhdan (5s), namun belum sekolah TK (rencananya nanti saat umur 6 tahun, sudah saya tulis di sini) ia juga tidak saya ajarkan calistung (baCA, tuLIS, hiTUNG) di usia -5. namun yang membuat saya bangga adalah, ia belajar membaca atas kemauannya sendiri bukan paksaan dari saya yang menuntut harus bisa baca, menghafal alfabet.

Alhamdulilah dari rasa keinginan tahunya dari gambar yang ia lihat di majalah, membuat ia berusaha bisa membaca meskipun masih entut-entutan, namun saya tidak pernah menghardiknya malah memotivasinya agar tidak mudah menyerah belajar. Perasaan ini persis yang saya rasakan ketika dulu belum bisa baca namun pingin bisa baca majalah.

Nah, salah satu dari koleksi majalah anak milik akhdan yang saya suka dan sering akhdan baca sekarang ini adalah Bee Magazine.

Saya akui jaman semakin berubah menjadi lebih baik. contohnya tampilan dan isi majalah anak masa kini lebih lengkap dan kreatif, dibanding majalah versi jaman old. salah satunya bisa dilihat dari fisiknya. BeMagazine ini kertas sampulnya kuat, tebal, gambarnya simple namun rame sehingga bikin anak penasaran. kertas halamannyapun lebih tebal tidak tembus pandang juga tidak mudah robek, itu yang saya suka.


Rubik di dalam BeMagazine ini meliputi;
๐ŸŒ Be Fun in English, Questions
๐ŸŒก️ Dunia Sains
๐Ÿ”ข Aku Suka Matematika
๐ŸŽฎ Game : Gambar Janggal
๐ŸŽฒ Game : Gambar Tersembunyi
๐ŸŒŽ Keliling Dunia
๐Ÿ”ฌ Bedah Sains
๐Ÿ“š Buku yang Kusuka
๐ŸŽจ Karyaku
๐Ÿ”Ž EnsiklopeBee
๐Ÿ…Trampil
๐Ÿ’ก Aku Berpikir
 ๐Ÿ“” Pentas Bahasa : cerpen
๐Ÿ“•Dongeng
๐Ÿ“™Cerpen
๐ŸŠGelanggang
๐Ÿ–Š️Dear Diary
๐ŸŽฎ UtakaTikata

Saya punya cerita yang saya lihat di lingkungan sendiri, dan ini bukan hoax. ada seorang anak yang saya kenal ia kelas 3 SD bisa baca namun belum lancar betul. tetapi ia sering mendapat tekanan dari lingkungan keluarga nya yang 'menurut saya' terlalu menekan anak dengan mencapnya "bodoh, malas" dan kata negative lainnya. padahal menurut saya ia tidak bodoh hanya kurang di asah kemampuannya. ia senang jika main ke rumah akhdan anak saya, karena ada banyak buku anak, majalah anak dengan gambar-gambar yang menarik yang membuat minat bacanya bertambah, bahkan kadang ia meminjam buku-buku akhdan. saya pun antusias dan terus memotivasinya.

Meskipun bacanya masih sepatah-patah katanya setidaknya ia bisa membaca sendiri, beda sama anak balita yang belum bisa baca, yaitu harus dibacain. efeknya anak jadi sering minta di dongengin atau dibacakan buku. Siap-siap mulut komat kamit berbusa, belum lagi ditambah 1000 pertanyaan-pertanyaan dari anak yang siap di luncurkan, seperti;
"dinosaurus itu segede apa mah?"
"kenapa sekarang gak ada mamoth?"
"kalo dinasurus makan ayam suka gak dia?"
"tirex hobinya apa mah?"
Meskipun harus sabar menjawabnya, tapi alhamdulilah seenggaknya akhdan jadi hafal nama-nama dino yang bikin lidah kelilit nyebutnya.

Merangsang Rasa Keingiantahuan dan Minat Baca Sejak Kecil

MANFAAT MENGENALKAN MAJALAH ANAK UNTUK BALITA
Merangsang Kreatifitas Anak
Memperluas Imajinasi
Memperluas Pengetahuan Anak
Memperkaya Kosa Kata (mencegah anak balita keterlambatan bicara/delay spech)
Menumbuhkan Rasa Percaya Diri 
Menumbuhkan Rasa Empati, Peka, Peduli (banyak amanat yang di sampaikan dalam cerita anak)
dan masih banyak lagi manfaatnya, silahkan tambahkan sendiri di kolom komentar ya :D

"itulah cerita saya mengenalkan bacaan pertama untuk si balita. bagaimana dengan bunda?"
_________________________________________________________________________________


Catatan; Tulisan ini bukan kerja sama dengan pihak lain, namun review dan opini si penulis sendiri