Skip to main content

Liburan Hemat Pakai Voucher di Lakupon


Masih suasana libur lebaran 😊
Moms sudah liburan kemana saja nih sama keluarga?

Setelah silahturahmi dengan keluarga besar, rasanya tetep ya moment lebaran itu harus ada jalan-jalannya, biar pikiran kita gak boring, dapur, sumur, bocah. Traveling bareng keluarga dipercaya ampuh memberikan moodboster, asal tetap berpacu pada keseimbangan keuangan rumah tangga ya moms. Nah, buat emak yang pecinta jalan-jalan tapi tetap hemat karena voucher potongan harga, ssttttt... sini mom aku kasih tau caranya!

Sebenarnya baru kepikiran sekarang buat berbagi rahasia sama pembaca tentang website yang menyediakan voucher potongan harga mulai dari voucher makanan, voucher kegiatan, voucher perawatan, voucher wisata, sampai produk! yang ada di lakupon.com. saya sendiri tau lakupon ini saat cari di seacrh google VOUCHER BELANJA ONLINE, langsung saja nyasar ke lakupon.com dan langsung suka, hari itu juga langsung bertransaksi.

Penasaran kenapa saya langsung kepincut? 

Karena di lakupon gak tanggung-tanggung diskonnya sampai 90%! tapi dari yang banyak saya lihat rata-rata 40%- 60% Lumayan banget! Biasanyakan potongan harga kebanyakan dari merchant tertentu seperti kartu debit atau kartu kredit. nah, saya pikir voucher di lakupon ini cocok banget buat kita yang pingin liburan tapi tetap hemat, terutama yang gak punya kartu atm atau kita-kita yang kartu debitnya gak sesuai merchant. ya kan, ya kan?


Tampilan halaman voucher perawatan di lakupon

 voucher makanan di lakupon

Tampilan halaman voucher dessert di lakupon


Transaksi pertama yang saya lakukan di Lakupon adalah voucher Columbus waterpark. saat itu weekend waterpark yang normalnya Rp. 65.000/orang menjadi Rp. 35.000/orang hanya di lakupon! yang lebih mupeng, selain 35 ribu itu ada opsi packet. satu paket 4 orang seharga 105.000! Bayangin yang normalnya 65.000 diskon jadi 35.000 dan ini 4 orang 105.000!

Saya langsung cus melakukan pembayaran di indomaret, lalu pihak lakupon akan mengirimkan kuponnya di akun kita berbentuk barcode, klik. Kupon ini bisa kita cetak langsung atau hanya dengan menunjukannya (mobile web; paperless) ke petugas tempat yang ingin kita kunjungi.

Screenshoot lawas yang diambil saat pembelian pertama di lakupon,


Gambar kemarin; Seperti ini bentuk vouchernya, setelah kita melakukan pembayaran. tinggal klik saja kode barcodenya

Penasarankan sama lakupon?
Cuss langsung aja, kita kepoin opsi keuntungan apa aja yang ada di lakupon!

1. Voucher Makanan
Restoran
Cafe
Dessert

2. Voucher Kegiatan
Waterpark
Karoke
Olahraga
Anak
Kursus dan Seminar
Kendaraan
Kesehatan

3. Voucher Perawatan
Spa & Massage
Dental
Rambut
Kulit & Wajah
Kuku

4. Voucher Wisata
Dalam Negeri
Luar Negeri
Hotel
Sewa Kendaraan

5. Produk
Makanan
Minuman
Coklat
Perlengkapan Dapur
Mainan anak
Lain-lain

6. Terdekat
7. Semua

Caranya:
1. Buat akun di lakupon
2. Silahkan pilih voucher yang dibutuhkan sesuai budget kamu
3. Lakukan pembayaran via transfer maupun minimarket
4. Setelah melakukan pembayaran, otomatis akan tervertifikasi dan kupon berupa barcode akan masuk ke akun lakupon mu.
5. Silahkan cetak atau cukup dengan paperless (tak perlu dicetak, hanya menunjukan saja kepada petugas tempat tujuan.

Jika ada yang ditanyakan langsung menghubungi customers service lakupon di media sosial. saya sarankan via twitter karena cepat respon.
Twitter: @lakupon

Catatan:
Oia, sebelum melakukannya pembayaran ada baiknya kamu baca S&K di setiap promo tempat yang kamu pilih. Soalnya beda-beda, gak yang berat-berat kok misalnya cuma perbedaan ada yang hanya menunjukan kupon langsung di HP ada juga yang harus dicetak dulu.

terus tadi nih, rencananya sekeluarga mau pilih berenang di water kingdom, tapi ternyata pemakaian kupon mulai tanggal 9 Juli. karena saat itu anak udah ngebet banget pingin berenang jadilah kami pilih Colombus waterpark. beberapa tempat ada yang begitu melakukan pembayaran kupon bisa langsung digunakan ada juga yang menurut tanggal. tapi lebih banyak yang langsung digunakan sih, kaya waktu itu aja, saya beli voucher taman dino di TMII itu disc 50% dan bisa langsung digunakan. so, saya puas pakai lakupon dan lakupon saya kasih bintang 5!

Dulu sempat berpikir "enak ya mereka yg dapet voucher potongan harga bisa hemat pengeluaran" Tapi sayang itu kan gak semua orang dapet. Tapi pas saya ketemu sama portal online penyedia voucher seperti Lakupon.com jadi tau deh kalo semua orang juga bisa menikmati potongan harga!

Gimana penasaran juga?
Yuk mumpung libur panjang belum berakhir kita manfaatin lakupon!



----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ulasan ini ditulis berdasarkan pengalaman dan opini pribadi, bukan tulisan blog competition maupun kerja sama oleh pihak Lakupon.

Comments

  1. Waaah menarik niih aplikasinya .. dapat diskon cukup gede di banyak tempat.

    ReplyDelete
  2. wih, lakupon makin lama makin menarik aja promo-promonya ya mbak :)
    aku juga sering pake promo dari lakupon apa lg buat jajan hihi

    terima kasih dan keep sharing ya mbak.

    ReplyDelete
  3. Aaaaa, makasih infonya. Langsung cus ke Lakupon ah. Tertarik soalnya ada spa, hahaha :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi.. aku juga mantengin yg perawatan mbak

      Delete
  4. Waaahhhh, makasih infonya mba, mau banget deh hiburan dengan diskonan, maklum emak-emak sukanya yang irit-irit hahaha

    ReplyDelete
  5. Wah boleh juga nih... makasih banyak info ladang voucher nya :D

    ReplyDelete
  6. Tapi beneran diskon banyak kan mba? Emak2 ga mo rugi bandar nih, soalnya kan banyak gtu tempat yg nawarin diskon dinaikin dulu baru didiskon

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepenggal aman aku pake LaKupon gak ada s&k macem2 beneran cuma2. Coba aja deh kepoin

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengalamanku Ketika Melahirkan Anak Pertama

Sudah lima tahun lamanya saya melahirkan si sulung. jika diingat-ingat saya masih ingat betul rasanya proses melahirkan itu seperti apa. baiklah saya akan tuang pengalaman ini di sini, mengenang rasanya pertama kali menjadi seorang ibu. 
1 Bulan Sebelum Melahirkan
Seperti biasanya saya olahraga jalan kaki di sekitar rumah (waktu  itu saya masih ikut mertua) tiba-tiba perut bagian bawah saya dan tulang selangkangan sakit sekali seperti rahim turun drastis, rasanya berat tiba-tiba. apa mungkin karena saya berjalan terlalu cepat. saya istirahat sejenak dan tidak bisa berdiri saya jongkok beberapa saat, lalu jalan lagi. waktu itu saya takut sekali melahirkan, takut kelahiran anak saya prematur.

kaki terpelintir setiap mau meluruskan badan setelah bangun tidur, sakitnya luar biasa sampai tidak bisa digerakan sama sekali, jeda beberapa menit mulai lancar digerakin. ini terjadi setiap 2 hari sekali pas hamil tua, ga tau kenapa.

Saya melakukan pemeriksaan USG tahap terakhir diantar deng…

Anak Tumbuh Menjadi Nakal? Intropeksi Cara Mendidiknya

Tidak ada orang tua yang ingin anaknya nakal, memliliki anak yang soleh dan soleha adalah impian semua orang. lantas bagaimana dengan anak yang nakal atau pembangkang? padahal kita sudah berusaha maksimal mendidiknya.

Jika anak berubah menjadi nakal, jangan langsung menyalahkannya atau orang lain tapi dimulai dari  intropeksi 'diri sendiri' dulu, apakah selama ini sudah benar cara mendidiknya? jangan-jangan, kita justru keliru. tak jarang orang tua merasa benar tapi justru salah, meskipun yang kita lakukan semata-mata untuk kebaikan anak. tapi jangan sampai jadi 'salah didik'.

Allah berfirman: إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ وَاللَّهُ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ “Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar.” (Qs. At Taghabun: 15)
Anak juga menjadi cobaan hidup bagi orangtuanya. Sehingga orangtua diminta agar berhati-hati. Keindahan itu tidak boleh melalaikan kita dari tugas para orangtua menjadi h…

Bersama, kita hentikan Kekerasan pada Anak dan Perempuan

Beberapa tahun yang lalu tepatnya tahun 2014 saya menaiki bus dari Bekasi menuju Indramayu berdua dengan anak saya yang masih balita. waktu itu keadaan penumpang cukup sepi, mungkin hanya 5 baris dari depan yang terisi penuh. selebihnya di belakang kosong melompong. saya duduk di paling belakang barisan ke 5. pada barisan tempat duduk yang sejajar dengan saya ada laki-laki dan perempuan, sepertinya mereka pasangan entah pasturi atau pacar, dari wajahnya mereka masih sangat muda sekitar 20 tahunan.

Tidak lama duduk menikmati perjalanan, terdengar suara gaduh yang menarik perhatian saya sepertinya pasangan itu sedang bertengkar. laki-laki itu berbicara dengan kata-kata kasar, membentak, dan memaki si perempuannya. saya mulai khawatir terjadi sesuatu, dan semakin khawatir karena pasangan itu pindah ke tempat duduk paling belakang.

Suara gaduh itu tidak berhenti sampai disitu, disusul dengan suara benda jatuh. ya allah saya mulai ketakutan. anehnya orang seisi bus tidak ada yang peka, sa…

Jika Tabungan Berencana di Ambil Sebelum Jatuh Tempo

Jika kamu masih ragu untuk memutuskan ikut tabungan berencana atau kamu yang sedang ikut program tabungan jenis ini dan lagi dilema memikirkan "ambil, jangan, ambil, jangan" atau "ikut, jangan, ikut, jangan" kamu sedang membaca artikel yang tepat! karena saya akan mengulas semua sebab, akibat "Menarik Saldo Tabungan Berencana Sebelum Jatuh Tempo" dan "Tips Sebelum Membuka Tabungan Berencana" sebagai antisipasi agar suatu saat nanti kalian tidak gagal di tengah jalan. 

Tabungan berencana atau berjangka adalah jenis tabungan perencanaan target keuangan untuk mencapai suatu keinginan dan mengharuskan kita untuk setor setiap bulannya dengan jumlah tertentu yang sudah kita tentukan sendiri. selain aman dan menguntungkan, tabungan jenis ini juga memberikan bunga yang lebih besar dari pada tabungan biasa. namun bagaimana jika tabungan rencana yang kita harapakan untuk mencapai target yang kita inginkan, ternyata putus di tengah jalan karena suatu alasan…

Keuntungan Tabungan Berencana dan Resikonya Jika Diambil Sebelum Jatuh Tempo

Saya rasa sudah hampir semua orang memiliki rekening tabungan di bank. kalo sudah mempunyai rekening tabungan mayoritas mereka memiliki kartu ATM. saya jadi ingat dulu waktu membuat kartu ATM pertama saya, sangatlah ribet tidak segampang seperti saat ini. sekarang hanya pakai KTP pun jadi. dulu punya kartu ATM ada kebanggan tersendiri (bangganya versi anak 18 tahun yang punya hubungan dengan bank 😂) kartu ATM  di buat sebagai alat menerima gaji dari perusahaan tempat saya bekerja.

Waktu mempunyai rekening di bank saya tidak begitu mengerti istilah "ayo, menabung di bank" kalimat yang biasanya di tempel di kaca pintu masuk kantor bank.
"Ah, percuma naro uang di bank toh nanti di gesek, ambil, habis juga kan uangnya"
atau di sisain aja separuh gaji di rekening untuk di tabung?
"Ah percuma nanti gatel kalo butuh, ujung ujungnya gesek lagi".
ya, begitulah dulu pemikiran saya tentang bank. tidak mengerti deposito, bunga, yang saya tau itu Bank cuma tempat or…

Peluang Usaha Untuk Ibu Rumah Tangga

Ada banyak perubahan setelah seorang wanita hidup berumah tangga, termasuk pribadi dan kebiasaannya. Jujur, jujur banget nget nget haha, dulu waktu ketemu teman lama satu sekolah atau satu tempat kerja ada perasaan gimana gitu, hehe ya gak gimana gimana gitu juga sih. melihat teman kita tetap bisa bekerja di kantor sedangkan kita kucel kucelan di dapur padahal dulu ketika sekolah bareng kerja bareng kita termasuk perempuan sosalita eh, paling update sama makeup. ini mah kayannya kisah gue deh, haha.

okey langsung aja ke inti, ada cerita menarik yang saya baca di MEDSOS seseorang yang bercerita tentang sesorang juga tentang status FB wanita karir lulusan S2 yang lebih memilih minggalkan karier cermelangnya dengan alasan,

 " saya ingin anak-anak dari kecil , di bimbing dan di didik oleh lulusan S2, bukan oleh pembantu yang rata-rata lulusan SD atau SMP "

ada juga yang seperti ini,

 "wanita itu tidak mesti berpendidikan tinggi-tinggi. Toh, pada akhirnya ia akan menjadi ibu…