Skip to main content

Penulis Burung


Move on 1

Pernah nonton drama Korea 'Full House?

Jika pernah, kalian pasti tahu kata penulis burung, dalam karakter Han Ji eun. Drama Korea bergenre komedi-romantis ini sukses membuat saya terhibur disetiap episodenya. Jadi inget kehidupan han ji eun diawal episode, han ji eun selalu bangun siang, rumahnya yang berantakan  tidak ia pedulikan. beranjak dari tempat tidur, langsung mengambil minum di kulkas tanpa sarapan, ji eun langsung menuju meja kerjanya dan menghadap ke komputer untuk menulis. terkesan pemalas namun ia fokus menulis, yang sebenarnya dia belum jadi penulis sesungguhnya saat itu. Meskipun pengangguran, ia tetap menulis, menulis dan menulis.

Sejujurnya itu mengingatkan saya pada diri saya, jahaha 😂 ga perlu ya, dijelasin detailnya kebiasaan saya. 🤔🤔 Cuma bedanya han ji eun ini punya anak dan tidak tinggal di rumah 'Full House 😁
Bangun tidur bukannya beres-beres malah langsung cek hape, dikit-dikit nulis. saya lebih sering menulis di hape dari pada di laptop. jadi kalo kalian bertemu saya di krl sedang mengetak ngetik keypad itu tandanya saya sedang menulis blog #gak nanya. Tentunya aktifitas ngeblog itu saya lakukan saat anak sedang anteng bermain atau tidur. (yakiinn??)

Lagi ngapa-ngapain pikiran melayang mencari imajinasi terutama jika ada kewajiban setor tulisan. Imajinasi itu bisa datang dari pikiran emak-emak dimana saja. Nyuci piring nemu ide, nyapu nemu ide, bersih-bersih nemu ide, ngelamun mikirin ide, nyuci baju nemu duit lah dikantong baju. Tapi kalo gak ada job, ya nulis santai aja kaya gini.

Menulis memang hobi saya sejak kecil. menulis menjadi waktu luang yang menyenangkan buat saya, setidaknya 18000 kata setiap hari bisa dikeluarkan disini. tapi hari ini rasanya beda. menulis bagi saya adalah tempat pelarian untuk melupakan hati yang sedang ... entahlah apa bilangnya. semua pikiran ini selain urusan anak dan iman sisanya saya fokuskan untuk dituang dalam tulisan. makanny tadi saya bilang seperti han ji eun.

Ada beberapa faedah yang saya ambil dari kisah han ji eun Full house. Meskipun itu cuma serial drama yang udah disetting alur dan jelas  happy endingnya. beda sama kehidupan nyata, yang gak mungkin banget dengan instan bermimpi langsung dapet jodoh yang ganteng, baik, lucu plus tajir pula. #abaikan bagian ini 😂

Di kehidupan nyata kita cuma bisa berusaha dan menyerahkan hasilnya kepada tuhan. Hidup bagai sudah di sekenariokan oleh tuhan, dan kita gak pernah tau endingnya. Jelas beda dengan film, film selalu jelas alur dan endingnya mengikuti sekenario pengarang, tapi seknario tuhan penuh dengan teka-teki. Ada yang disebut petunjuk untuk menjawab teka-teki itu, Ada yang disebut hidayah untuk memperbaiki kesalahan lakon, Atau keberuntungan mendapat hadiah dari tuhan, dan kesengsaraan adalah ujiannya. Ada pula yang disebut scene 'keajaiban' yang mengubah takdir. keajaiban itu saya menyebutnya 'doa. It is true!

Benar sekali! Melakukan apa yang masih bisa saya lakukan. Bisanya menulis, menulis saja, Jika han ji eun si penulis burung sudah disekenariokan menjadi pengarang sukses, Saya belum tentu. bisa jadi setelah lama menjadi penulis blog, tiba-tiba nanti jadi guru lagi, entrepreneur, atau director media online boleh juga #hihi gak nanggung-nanggung, yang nikmatin aja prosesnya, menjadi diri sendiri itu lebih baik, selanjutnya biarlah tuhan yang mengaturnya 😊



Comments

  1. Aku belum ngeh kekuatan menulis itu apa. Kesenangan menulis aku mulai sejak SD sebatas menulis diary aja sih. Begitu buku diary habis langsung dibakar. Takut rahasia dibaca orang hahaha

    Menulis juga membuatku bisa mengeluarkan unek2 karena memang aku agak susah berbicara atau mengobrol secara face-to-face. Sekarang alhamdulillah sudah beranjak lebih luas, dari diary ke blog. Kegiatan menulis saat ini bukan sekedar curhat saja, tapi juga melihat satu kejadian dari sudut pandang lain agar pembaca bisa mendapatkan hikmah dan pelajaran darinya. Lewat menulis aku tahu artinya sharing is caring. Menulis bukan maksud menceritakan diri untuk sombong, tapi sebagai sarana saling mengingatkan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.

    Walaupun hobi menulis terkesan biasa-biasa saja dan terkadang pekerjaan menulis seperti gak pasti berduit, aku sangat menghargai orang-orang yang senang menulis karena tidak semua orang mampu dan mau menulis.

    Semangat. . . !

    ReplyDelete
    Replies
    1. BEner sekai mbak, hiks terharu deh 😁

      Delete
  2. Gara2 full house aku ngebet rambut keriting teh đŸ¤ŖđŸ¤ŖđŸ¤Ŗ tapi realita nya ya hmm 😂😂😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Episode pertama dia dikeriting yang rambutnya. Pas tengah2 rebonding 😂

      Delete
  3. curhatnya menarik, tapi sya suka curhatnya hahaha

    ReplyDelete
  4. angkatan berapakah kita? kok sama sama tahu Full House? hehe
    ketahuan "tua" nya hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Angkatan melenium pak 😂😂

      Delete
  5. Ternyata pecinta drama korea juga,
    Sama kaya aku..

    Tapi kalau aku kalau udah sekali setel kasetnya, gak akan berenti nonton sampai abis. Pernah bahkan dalam 20 episode cuma 2 hari. Begadang semaleman , pagi lanjut lagi.

    Jadi agak dilema,
    Karna saat nonton inspirasi datang tapi gak bisa berenti buat nonton, jadi musuh dalam selimut kalau buat aku..

    Sama seperti mba bella,
    Aku juga belajar banyak dari ketekunan seorang han jie eun.
    Bakat itu bukan modal utama, itu cuma bonus. Yg sebenarnya membuat dia sukses jadi penulis adalah sikap pantang menyerahnya dan terus mau belajar.

    Mudah saya juga bisa begitu,
    Konsisten, dan terus belajar...

    Pelukkk sayang ������

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Kita Sama bahkan bukan Full house aja ya drama yg seru juga langsung sy abisin 2 Hari sampe kouta bengakak makannya hati2 pilih tontonan drakor 😂

      Makasih mbak 😘

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengalamanku Ketika Melahirkan Anak Pertama

Sudah lima tahun lamanya saya melahirkan si sulung. jika diingat-ingat saya masih ingat betul rasanya proses melahirkan itu seperti apa. baiklah saya akan tuang pengalaman ini di sini, mengenang rasanya pertama kali menjadi seorang ibu. 
1 Bulan Sebelum Melahirkan
Seperti biasanya saya olahraga jalan kaki di sekitar rumah (waktu  itu saya masih ikut mertua) tiba-tiba perut bagian bawah saya dan tulang selangkangan sakit sekali seperti rahim turun drastis, rasanya berat tiba-tiba. apa mungkin karena saya berjalan terlalu cepat. saya istirahat sejenak dan tidak bisa berdiri saya jongkok beberapa saat, lalu jalan lagi. waktu itu saya takut sekali melahirkan, takut kelahiran anak saya prematur.

kaki terpelintir setiap mau meluruskan badan setelah bangun tidur, sakitnya luar biasa sampai tidak bisa digerakan sama sekali, jeda beberapa menit mulai lancar digerakin. ini terjadi setiap 2 hari sekali pas hamil tua, ga tau kenapa.

Saya melakukan pemeriksaan USG tahap terakhir diantar deng…

Anak Tumbuh Menjadi Nakal? Intropeksi Cara Mendidiknya

Tidak ada orang tua yang ingin anaknya nakal, memliliki anak yang soleh dan soleha adalah impian semua orang. lantas bagaimana dengan anak yang nakal atau pembangkang? padahal kita sudah berusaha maksimal mendidiknya.

Jika anak berubah menjadi nakal, jangan langsung menyalahkannya atau orang lain tapi dimulai dari  intropeksi 'diri sendiri' dulu, apakah selama ini sudah benar cara mendidiknya? jangan-jangan, kita justru keliru. tak jarang orang tua merasa benar tapi justru salah, meskipun yang kita lakukan semata-mata untuk kebaikan anak. tapi jangan sampai jadi 'salah didik'.

Allah berfirman: ØĨِŲ†َّŲ…َا ØŖَŲ…ْŲˆَاŲ„ُŲƒُŲ…ْ ŲˆَØŖَŲˆْŲ„َادُŲƒُŲ…ْ ŲِØĒْŲ†َØŠٌ ŲˆَاŲ„Ų„َّŲ‡ُ ØšِŲ†ْدَŲ‡ُ ØŖَØŦْØąٌ ØšَظِŲŠŲ…ٌ “Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar.” (Qs. At Taghabun: 15)
Anak juga menjadi cobaan hidup bagi orangtuanya. Sehingga orangtua diminta agar berhati-hati. Keindahan itu tidak boleh melalaikan kita dari tugas para orangtua menjadi h…

Bersama, kita hentikan Kekerasan pada Anak dan Perempuan

Beberapa tahun yang lalu tepatnya tahun 2014 saya menaiki bus dari Bekasi menuju Indramayu berdua dengan anak saya yang masih balita. waktu itu keadaan penumpang cukup sepi, mungkin hanya 5 baris dari depan yang terisi penuh. selebihnya di belakang kosong melompong. saya duduk di paling belakang barisan ke 5. pada barisan tempat duduk yang sejajar dengan saya ada laki-laki dan perempuan, sepertinya mereka pasangan entah pasturi atau pacar, dari wajahnya mereka masih sangat muda sekitar 20 tahunan.

Tidak lama duduk menikmati perjalanan, terdengar suara gaduh yang menarik perhatian saya sepertinya pasangan itu sedang bertengkar. laki-laki itu berbicara dengan kata-kata kasar, membentak, dan memaki si perempuannya. saya mulai khawatir terjadi sesuatu, dan semakin khawatir karena pasangan itu pindah ke tempat duduk paling belakang.

Suara gaduh itu tidak berhenti sampai disitu, disusul dengan suara benda jatuh. ya allah saya mulai ketakutan. anehnya orang seisi bus tidak ada yang peka, sa…

Jika Tabungan Berencana di Ambil Sebelum Jatuh Tempo

Jika kamu masih ragu untuk memutuskan ikut tabungan berencana atau kamu yang sedang ikut program tabungan jenis ini dan lagi dilema memikirkan "ambil, jangan, ambil, jangan" atau "ikut, jangan, ikut, jangan" kamu sedang membaca artikel yang tepat! karena saya akan mengulas semua sebab, akibat "Menarik Saldo Tabungan Berencana Sebelum Jatuh Tempo" dan "Tips Sebelum Membuka Tabungan Berencana" sebagai antisipasi agar suatu saat nanti kalian tidak gagal di tengah jalan. 

Tabungan berencana atau berjangka adalah jenis tabungan perencanaan target keuangan untuk mencapai suatu keinginan dan mengharuskan kita untuk setor setiap bulannya dengan jumlah tertentu yang sudah kita tentukan sendiri. selain aman dan menguntungkan, tabungan jenis ini juga memberikan bunga yang lebih besar dari pada tabungan biasa. namun bagaimana jika tabungan rencana yang kita harapakan untuk mencapai target yang kita inginkan, ternyata putus di tengah jalan karena suatu alasan…

Keuntungan Tabungan Berencana dan Resikonya Jika Diambil Sebelum Jatuh Tempo

Saya rasa sudah hampir semua orang memiliki rekening tabungan di bank. kalo sudah mempunyai rekening tabungan mayoritas mereka memiliki kartu ATM. saya jadi ingat dulu waktu membuat kartu ATM pertama saya, sangatlah ribet tidak segampang seperti saat ini. sekarang hanya pakai KTP pun jadi. dulu punya kartu ATM ada kebanggan tersendiri (bangganya versi anak 18 tahun yang punya hubungan dengan bank 😂) kartu ATM  di buat sebagai alat menerima gaji dari perusahaan tempat saya bekerja.

Waktu mempunyai rekening di bank saya tidak begitu mengerti istilah "ayo, menabung di bank" kalimat yang biasanya di tempel di kaca pintu masuk kantor bank.
"Ah, percuma naro uang di bank toh nanti di gesek, ambil, habis juga kan uangnya"
atau di sisain aja separuh gaji di rekening untuk di tabung?
"Ah percuma nanti gatel kalo butuh, ujung ujungnya gesek lagi".
ya, begitulah dulu pemikiran saya tentang bank. tidak mengerti deposito, bunga, yang saya tau itu Bank cuma tempat or…

Peluang Usaha Untuk Ibu Rumah Tangga

Ada banyak perubahan setelah seorang wanita hidup berumah tangga, termasuk pribadi dan kebiasaannya. Jujur, jujur banget nget nget haha, dulu waktu ketemu teman lama satu sekolah atau satu tempat kerja ada perasaan gimana gitu, hehe ya gak gimana gimana gitu juga sih. melihat teman kita tetap bisa bekerja di kantor sedangkan kita kucel kucelan di dapur padahal dulu ketika sekolah bareng kerja bareng kita termasuk perempuan sosalita eh, paling update sama makeup. ini mah kayannya kisah gue deh, haha.

okey langsung aja ke inti, ada cerita menarik yang saya baca di MEDSOS seseorang yang bercerita tentang sesorang juga tentang status FB wanita karir lulusan S2 yang lebih memilih minggalkan karier cermelangnya dengan alasan,

 " saya ingin anak-anak dari kecil , di bimbing dan di didik oleh lulusan S2, bukan oleh pembantu yang rata-rata lulusan SD atau SMP "

ada juga yang seperti ini,

 "wanita itu tidak mesti berpendidikan tinggi-tinggi. Toh, pada akhirnya ia akan menjadi ibu…