Kandungan Skin Care yang Cocok Untuk Kulit Berminyak

by - November 08, 2018

 AHA tidak cocok untuk wajah berminyak

Setelah sekian tahun menyesali punya wajah berminyak akhirnya saya bisa bersyukur juga punya wajah berminyak setelah insiden gak cocok pakai facial foam yang direkomendasikan untuk kuit kering-normal seperti Wardah White Screet Facial Wash. Bukan karena produk ini yang kurang bagus, tapi memang salah saya yang tidak memperhatikan jenis kulit lebih dulu.

Sebuah pemikiran yang cetek saat saya berpikir bahwa produk yang efeknya membuat kulit berminyak menjadi kering itu tidak mengapa. loh, bukana bagus yang tadinya berminyak jadi kesat dan kering, ibarat nyuci piring berminyak lebih enak jadi kesatkan setelah di cuci, hehe. Sama halnya saat saya mencoba Facial Wash Wardah White Screet.

Awalnya saya merasa cocok dan suka saat pemakaian pertama Day Crem White Screet hasilnya yang sangat flawless, glowing, langsung terlihat cerah, kemudian lanjut ke Night Cream nya. oke cocok. Akhirya untuk hasil yang maskimal saya ingin mencoba Facial Wash nya Wardah White Screet. Sebelum mencek harganya kedua saya baca kandungannya, yang paling nempel di otak saya karena saya kenal nama kandungannya Facial Wash Wardah White Screet adalah AHA.

Hasil pertama pemakaian,
Wajah terasa lembut tidak kesat namun kenyal, lebih keperasaan sejuk. Okeh, saya masih merasakan efek membersihkan yang total tanpa minyak namun sangat lembut di sentuh.

Hasil beberapa hari pemakaian
Wajah terasa lembut namun beberapa menit kemudian kering (bukan kesat). Hampir tidak ada minyak di wajah. itu terasa nyaman namun terasa kaku, dan mulai sesekali gatal. Saya anggap wajar hampir semua FF memberikan kesan kesat. Saya masih bertahan karena menanggap kekeringan itu bagus membuat wajah tidak berminyak, haha.

Hasil 2 minggu kemudian
Wajah mendapatkan reaksi perih, terutama di bagian sisi hidung dan terkelupas. yang awalnya gatal bahkan sampai meninggalkan noda spot di kulit wajah karena kering dan menjadi hitam pada daerah sisi bibir juga sisi hidung.

Belum Sebulan,
Akhirnya saya curiga bahwa yang menyebabkan ini karena ketidak cocokan kandungan pada Facial Wash Wardah White Sreet dengan jenis kulit saya yang berminyak dan akhirnya saya hentikan.

Setelah searching di google,

Faktanya 
AHA direkomendasikan untuk kulit kering-normal seperti Facial Wash Wardah White Screet. Sedangkan untuk kulit wajah normal-berminyak adalah BHA. biasanya Garnier yang sering saya pakai.

Perbedaan AHA dan BHA


Kandungan AHA larut dalam air, sedangkan BHA larut dalam minyak. AHA mampu meningkatkan kelembabab kulit sehingga cocok untuk kulit normal yang cendrung kering, sedangkan BHA sangat direkomendasikan untuk kulit wajah normal cenderung berminyak yang sering bermasalah dengan whiteheads atau blackheads dan pori-pori besar. BHA cukup lembut untuk kulit sensitif yang rentan kemerahan dan bahkan cocok untuk kulit yang rentan terhadap milia (bintik putih di bawah kulit bertekstur keras dan menonjol)

Jika kita perhatikan kandungan AHA dapat ditemukan dengan nama lain pada label skin care seperti glycolic acid, lactic acid, malic acid dan citric acid. Sedangkan BHA nama lainnya salicylic acid.

Wah, begitu tahu perbedaannya saya mulai memperhatikan mana skin care yang benar-benar sesuai jenis kulit ya, jangan asal biar putih saja. Karena waktu itu bener-bener panik ada spot noda di wajah saking keringnya langsung saya maskeran dengan PureHeals propolis setiap malam setiap hari, alhamdulilah gak lama kondisi wajah balik lagi ke normal.

Normalnya wajah saya itu berminyak ya, haha. Oh senengnya punya wajah berminyak, sekalinya pernah ngalami wajah kering gak enak banget, haha. I love minyak, yang setiap bangun tidur bikin muka baby face tapi setiap PMS panen kacang ijo di wajah, haha. Intinya tetap bertahan pada FF salycl acid yang mencerahkan biarkan pelembabnya saja, hehe.

Bagaimana dengan jenis kulit wajah kamu?
Cocok yang AHA atau BHA?

You May Also Like

0 komentar